11 Februari 2020

Berita Golkar - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar Judistira Hermawan mengatakan Pemprov DKI harus tancap gas mempersiapkan perhelatan Formula E lantaran Sekretariat Negara (Setneg) sebagai Komisi Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka telah mengizinkan ajang mobil balap listrik itu di Monas.

"Tapi dalam hal ini Setneg (Sekretaris Negara) memberikan persetujuan (Formula E di Monas), saya pikir ya jalan aja," kata Judistira saat dikonfirmasi, Selasa (11/2).

Tapi menurut dia, Pemda DKI harus mematuhi catatan yang diberikan Setneg bila memakai Monas sebagai lintasan event balap mobil internasional itu.

Baca Juga: Ace Hasan Prihatin Plt Dirjen Bimas Katolik Kemenag Diisi Pejabat Muslim

"Yang penting pertimbangannya itu, ada beberapa hal yang perlu dijaga. Jangan sampai ada perubahan fungsi atau pembangunan yang bersifat destruktif di kawasan Monas sendiri," papar dia.

Adapun terdapat sejumlah point catatan dari Setneg kepada Pemprov DKI mengenai penyelenggaraan Formula E di Monas, yakni:

1. Dalam merencanakan konstruksi lintasan tribun penonton dan fasilitas lainnya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, antara lain UU No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.

Baca Juga: Misbakhun Ajak Masyarakat Kota Pasuruan Waspadai Investasi Bodong

2. Menjaga keasrian, kelestarian vegetasi pepohonan dan kebersihan dan kebersihan lingkungan di kawasan Medan Merdeka.

3. Menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Medan Merdeka.

4. Melibatkan instansi terkait guna menghindari perubahan fungsi, kerusakan lingkungan dan kerusakan cagar budaya di kawasan Medan Merdeka.

"Saya pikir ada beberapa hal yang perlu dijaga, pertama tentu menjaga Monas itu sebagai cagar budaya jangan sampe ada peralihan kursi, kemudian kerusakan yang bersifat destruktif dan sebagainya, itu saja yang harus dijaga," ungkapnya. {merahputih.com}

fokus berita : #Judistira Hermawan


Kategori Berita Golkar Lainnya