13 Februari 2020

Berita Golkar - Kerukunan di Sumatera Utara (Sumut) merupakan kearifan lokal yang sudah ada turun-temurun. Maka merawat keharmonisan tersebut merupakan tanggungjawab bersama. Demikian disampaikan wakil ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara Samsir Pohan, Rabu (12/2/2020) di Medan.

Menurutnya, elemen masyarakat dan para tokoh harus tetap bertekad menjaga kenyamanan dan kerukunan di Sumut khususnya Kota Medan sebagai barometer ibukota provinsi. "Elit politik, pemuka agama, pemuka adat, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat punya tanggung jawab dan harus bertekad menjaga kenyamanan dan kerukunan. Ini adalah kearifan lokalnya Sumatera Utara," kata Samsir.

Ketua KNPI Sumut itu menilai sikap rukun dan guyub di Sumatera Utara menjadi syarat penting dalam menghadapi Pilkada Serentak di 23 kabupaten/kota tahun ini. "Sikap saling menghormati, menahan diri dari gesekan, rukun dan guyub jadi modal bersama untuk menghindari gesekan di tengah masyarakat," ujar Samsir.

Untuk itu, Samsir mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus duduk bersama dan berkolaborasi merawat harmoni. "Kita duduklah sama rendah, berdiri sama tinggi. Gesekan atau perpecahan dapat diminimalisir dengan adanya ruang aspirasi dan ruang-ruang perjumpaan. Sebab untuk membangun Sumut yang majemuk, kita harus menjauhkan ego sektoral," tukas Samsir. [radaraktual]

fokus berita : #Samsir Pohan


Kategori Berita Golkar Lainnya