13 Februari 2020

Berita Golkar - Anggota MPR-RI Christina Aryani memberi perhatian khusus sosialisasi 4 pilar bagi kalangan milenial. "Perlu upaya konsisten untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan nilai-nilai kebangsaan pada generasi milenial," kata Christina saat Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI kepada ratusan siswa siswi SMA Negeri 77 di Jakarta Pusat, Sabtu (8/2).

Salah satu pengurus DPP Golkar ini menerangkan, generasi milenial perlu disapa secara khusus terkait pemahaman akan nilai-nilai kebangsaan. Sebab, Christina ingin generasi milenial bisa menjadi kekuatan penyangga bagi bangsa yang besar ini.

"Kita tentu tidak ingin mereka menyerap pemahaman yang tidak sejalan dengan semangat kita bernegara, yang berdasarkan pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Christina.

Baca Juga: Pernyataan Selalu Kontroversial Bikin Gaduh, Ace Hasan Minta Menag Fachrul Razi Fokus Tupoksi

Ia juga memaparkan hasil riset beberapa lembaga yang menemukan 18,4 persen pelajar Indonesia menilai model Negara Kesatuan tidak cocok dengan Indonesia dan setuju dengan negara khilafah.

Menurut Christina, kelompok pelajar terbilang cukup rentan dalam menerima dan menyerap pengaruh atau nilai baru yang sangat mungkin bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia.

"Milenial kita tahu sangat dekat dengan teknologi, akrab dengan informasi serba cepat, yang jika tidak diarahkan dan diperkuat dengan nilai-nilai kebangsaan, bisa jadi menyerap begitu saja nilai yang keliru dan menganggapnya sebagai kebenaran," jelas Wakil Rakyat Dapil DKI Jakarta II itu.

Kata Christina, menyapa kelompok milenial dengan nilai-nilai kebangsaan adalah upaya positif untuk meletakan dasar bagi keberlangsungan NKRI di masa depan karena kelompok inilah yang akan menjadi pemimpin Indonesia di kemudian hari.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Bantah Pimpinan DPR Hambat Pembentukan Pansus Jiwasraya

Ia pun menyebut jelompok milenial Indonesia sangat besar jumlahnya dan akan menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik, sehingga mampu menggerakan perubahan besar bagi negara kita.

"Saya membayangkan daripada terjebak dengan berbagai provokasi yang memecah belah di masyarakat alangkah sangat positif jika generasi milenial menjadi kelompok yang membentengi NKRI. Ini harus kita dorong," tegas Christina.

Pada kesempatan itu, Kepala SMAN 77 Jakarta, Sri Rahmina Utami mengapresiasi adanya kegiatan sosialisasi 4 Pilar bagi para siswanya.

"Tentu kami bangga dan senang bisa langsung mendapatkan masukan pemikiran 4 Pilar dari wakil rakyat secara langsung. Dan lebih dari itu, sosialisasi seperti ini sangat relevan bagi siswa kami agar mereka diingatkan akan tugas dan tanggungjawabnya pada negara," kata Sri.

Baca Juga: Lamhot Sinaga Tagih Kontribusi Positif Inalum Untuk Masyarakat Kawasan Danau Toba

Ditegaskan Sri, generasi muda saat ini termasuk hasil amatan pada siswa-siswinya cenderung individualis.

"Nah melalui sosialisasi 4 pilar ini kita ingatkan lagi bahwa kita punya Pancasila yang punya semangat gotong royong, musyawarah mufakat untuk menggugah mereka berperan dengan apa yang bisa mereka lakukan bagi negara ini," katanya.

"Saya sambut baik jika kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan bukan hanya di sekolah kami tapi juga sekolah-sekolah lain sehingga makin luas menjangkau pelajar Indonesia,"  pungkas Sri. {www.jurnas.com}

fokus berita : #Christina Aryani #Sri Rahmina Utami


Kategori Berita Golkar Lainnya