16 Februari 2020

Berita Golkar - Golkar Sulbar secara resmi mengusulkan nama-nama calon bupati se Sulbar ke DPP Golkar, guna mendapatkan rekomendasi partai pengusung. Adapun lima nama calon bupati yang hadir mengikuti penyampaian visi misi rapat pleno yang digelar partai Golkar Sulbar, Sabtu (15/2/2020), di hotel Grand Maleo, Jalan Yos Sudarso, Mamuju.

Diantaranya, H. Habsi Wahid (calon bupati Mamuju), H. Fahmi Massiara (calon bupati Majene), H. Yaumil Ambo Djiwa (calon bupati Pasangkayu), Haderana (calon bupati Mamuju Tengah), dan Thamrin Endeng (calon bupati Pasangkayu).

Baca Juga: Cianjur Siap Jadi Tuan Rumah Musda X Golkar Jabar

Sedangkan lima calon bupati yang tidak menghadiri pleno penyampaian visi misi diantaranya, Aras Tammaunni, Sutinah Suhardi, Andi Syukri, Eko dan Asnudddin Sokong. Menurut Plt. Ketua Golkar Sulbar Ibnu Munzir, pemaparan visi misi menjadi catatan penting bagi Golkar dalam mengusulkan nama bakal calon kepada DPP.

“Visi misi calon kepala daerah merupakan kriteria penting bagi DPP partai Golkar dalam mengeluarkan surat rekomendasi atau dukungannya,” jelas mantan anggota DPR RI.

Ibnu Munzir menjelaskan, pleno dilakukan sesuai petunjuk DPP Golkar. “Kriteria untuk mendapatkan rekomendasi DPP itu banyak, termasuk penyampaian visi msi calon,” ucapnya.

Baca Juga: Rohidin Mersyah Ingin Golkar dan PDIP Berkoalisi di Pilkada Bengkulu

Ia mengatakan, bagi calon bupati yang tidak hadir saat penyampaian visi misi menjadi catatan bagi Golkar. “Yang tidak hadir. Tentu akan menjadi catatan bagi Golkar Sulbar,” jelasnya.

Penyampaian visi misi, lanjut Ibnu Munzir, menjadi faktor penting para calon memenangkan pertarungan di pilkada. Ia mengatakan, setelah pengusulan nama calon bupati, rekomendasi partai akan keluar tiga bulan sebelum pendaftaran ke KPU.

Disamping Ibnu Munzir menambahkan, bagi kader Golkar yang akan maju menjadi proritas DPP, namun dengan catatan elektabilitasnya bagus. {metro-lacak.com}

fokus berita : #Ibnu Munzir


Kategori Berita Golkar Lainnya