17 Februari 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR fraksi Partai Golkar Christina Aryani menyoroti hasil survei Indo Barometer yang menunjukkan Prabowo Subianto sebagai menteri berkinerja terbaik. Ia mempertanyakan indikator penilaian yang dipakai Indo Barometer.

"Kami ingin tahu kalau ada penilaian seperti itu, benchmark-nya apa, kategorinya apa, jadi harus apple to apple dengan yang lain. Kalau populer jelas tidak ada yang bisa menafikan. Jelas Pak Prabowo pernah nyapres kok," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Christina mengatakan Komisi I DPR masih menunggu kebijakan baru apa yang akan dilakukan Prabowo. Sebab, 100 hari jalannya pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin, Prabowo hanya melanjutkan program-program yang telah ada sebelumnya.

Baca Juga: Basri Baco Sebut Fraksi Golkar Putuskan Dukung Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI

Namun, ia mengapresiasi Prabowo yang aktif menjalin diplomasi pertahanan dengan negara lain dan itu menurutnya sesuatu yang baru. "Sejauh ini jadi Pak Prabowo masih meneruskan rencana sebelumnya yang itu notabene masih program Pak Jokowi. Cuma yang saya lihat diplomasi pertahanan banyak dilakukan dia. Itu something new," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati urutan pertama menteri yang paling dikenal publik dan mempunyai kinerja bagus.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari, pada sesi pemaparan hasil Survei Nasional “Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional Dalam 100 Hari Jokowi - Amin” di Hotel Century Park Senayan, Minggu (16/2/2020) siang.

Baca Juga: Musda Golkar Sultra Digelar 5 Maret 2020, 20 Suara Diperebutkan

"Wajar ya, Pak Prabowo (Subianto,-red) paling terkenal. Dia sudah tiga kali nyapres," kata Qodari, di Hotel Century Park Senayan, Minggu (16/2/2020) siang.

Berdasarkan hasil survei dari Indo Barometer, 10 menteri yang paling dikenal oleh publik adalah Prabowo Subianto (18.4%), Sri Mulyani Indrawati (10.6%), Erick Thohir (8.2%). Kemudian, Mohammad Mahfud MD (7.9%), Nadiem Anwar Makarim (5.3%), Luhut B Panjaitan (5.2%), Tito Karnavian (5%), Moeldoko (3.2%), Edy Prabowo (2.5%), Pramono Anung (2.2%).

Adapun, 10 menteri yang dinilai publik mempunyai kinerja bagus adalah Prabowo Subianto (26.8%). Kemudian Sri Mulyani Indrawati (13.9%), Erick Thohir (12.6%), Mohammad Mahfud MD (7.3%).

Baca Juga: Pilkada Karangasem 2020, Golkar Keluarkan Rekomendasi Usai Hari Raya Kuningan

Lalu, Nadiem Anwar Makarim (5.2%), Basuki hadi muljono (1.8%), Syahrul yasin Limpo (1.4%), Muhammad Tito Karnavian (1.4%), Muhadjir Effendy (0.9%), dan Luhut B Panjaitan (0.9%).

Prabowo berterima kasih kepada masyarakat

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto baru saja diumumkan oleh survei Indobarometer menjadi menteri dalam 100 hari kabinet Jokowi - Maaruf yang kinerjanya paling baik. Bagaimana tanggapan Ketua Umum Partai Gerindra itu?

Melalui juru bicara Kementerian Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas penilaian positif itu. "Pak Prabowo tentu berterima kasih kepada masyarakat yang menilai positif kinerja Pak Prabowo melalui survey Indobarometer tersebut," ujar Dahnil saat dihubungi Tribun, Senin (17/2/2020).

Baca Juga: Jurani Rurubua Prihatin Gaji Honorer Kota Manado Belum Dibayarkan

Lebih jauh, mantan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah ini mengatakan, hasil survei itu membuktikan Prabowo bekerja fokus di Kementerian Pertahanan tanpa ada kepentingan lain. "Penilaian itu bisa menjadi cambuk agar beliau bisa bekerja lebih baik dan fokus. Selama ini Pak Prabowo hanya fokus pada tugas-tugas beliau sebagai Menhan bukan yang lain," kata dia. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Christina Aryani #M Qodari


Kategori Berita Golkar Lainnya