19 Februari 2020

Berita Golkar - Partai Golkar Balikpapan mendapatkan 23 nama untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwako) sejak membuka pendaftaran pada Senin dan Selasa (17-18/2/2020).

Ada tiga yang mengambil formulir untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota dan 20 untuk calon wakil wali kota. Dua dari tiga yang mengambil formulir untuk wali kota adalah pengusaha Yasser Arafat Syahril dan Tubagus Muhammad Sulaiman.

"Jadi ada politisi, ada birokrat, ada pengusaha. Ada dari Partai Golkar sendiri, ada juga yang dari luar," kata Ketua Tim Penjaringan yang juga Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Golkar Balikpapan, Kashariyanto di Balikpapan, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga: Ridwan Hisjam Sebut Energi Komponen Vital Proses Produksi Sebuah Industri

Formulir yang sudah diisi dikembalikan pada 25 Februari 2020 dan dikembalikan sendiri oleh yang bersangkutan.  “Agar ada silaturahmi,” ujar Ketua Partai Golkar Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang juga adalah Wakil Wali Kota Balikpapan, dan saat ini sudah resmi dicalonkan partainya untuk posisi wali kota.

Setelah itu, lanjut Kashariyanto Tim Penjaringan akan melakukan seleksi, antara lain berdasar formulir tersebut dengan menggunakan petunjuk pelaksanaan seleksi yang dikeluarkan DPP. Termasuk proses seleksi adalah verifikasi pemenuhan syarat yang diminta Partai.

Pendaftar yang memenuhi syarat dan lolos verifikasi masuk namanya dalam laporan ke DPD Tingkat I Golkar Kaltim dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. “Setelah mendapat rekomendasi dari dari DPD I dan DPP, baru diumumkan pasangan yang terpilih,” kata Kashariyanto.

Baca Juga: Sambut Galungan, Wayan Suyasa Bagikan 3 Ton Daging Babi Untuk Masyarakat di Mengwi

Mereka yang mendaftar di hari pertama adalah Ustaz Ahmad Rosyidi, lalu tokoh Dayak Abriantinus, kader Partai Nasional Demokrat Ahmad Basyir, Ketua PDIP Balikpapan Thohari Aziz, pengusaha Benito Djago, kader Golkar Eddy Alfonso.

Kemudian nama yang baru muncul Tubagus Muhammad Sulaiman, kader Partai Demokrat Ali Munsjir Halim, dan pengusaha dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yasser Arafat, kemudian kader Partai Gerindra Sabaruddin Panrecalle, dan birokrat Madram Muhyar.

Di hari kedua, hingga ditutup menjelang sore, turut mengambil formulir pendaftaran politisi yang sudah pernah merasakan ajang pemilihan wali kota-wakil wali kota di tahun 2009 bersama Partai Keadilan Sejahtera Syukri Wahid, kemudian bankir dan aktivis kegiatan sosial Arita Rizal Effendi, politisi Sonhaji, serta nama-nama Heru Setiawan dan Nassar Utama Jaya.

Baca Juga: Ali Mochtar Ngabalin Sebut NU Dan Muhammadiyah Tidak Tabayyun Soal Agama Musuh Pancasila

Di kedua hari pendaftaran itu tak ketinggalan turut mendaftar para kader Partai Golkar Balikpapan sendiri. Mereka adalah Abdulloh, Kashariyanto, dan Andi Arif Agung.

Dalam kepengurusan DPD Golkar Balikpapan, Abdulloh adalah sekretaris, seperti tersebut di atas, Kashariyanto adalah ketua harian. Abdulloh saat ini juga terkenal sebagai Ketua DPRD Balikpapan, sementara Andi Arif Agung Ketua Fraksi Golkar.

“Golkar memberi kesempatan seluas-luasnya bagi kader untuk menunaikan hak politiknya,” kata Ketua Dewan Penasihat DPD Golkar Balikpapan Damanhuri. {akurat.co}

fokus berita : #Kashariyanto


Kategori Berita Golkar Lainnya