20 Februari 2020

Berita Golkar - Mahfud MD mengusulkan agar polsek ke depan tidak menangani kasus pengaduan masyarakat. Pengusulan tersebut pun mendapat tanggapan dari Komisi III DPR RI. Anggota Fraksi Golkar, Supriansa misalkan.

Legislator yang berlatarbelakang sebagai pengacara itu, mengaku tetap menghargai masukan atau ide Mahfud MD.

“Saya menghargai ide, Pak Mahfud itu. Namun perlu diingat bahwa luas satu kabupaten di Indonesia memiliki wilayah yang luas. Maka dengan itu jika penanganan kasus pidana hanya di polres ataupun polda saja, maka saya khawatir akan terjadi penumpukkan perkara atau delik aduan,” jelasnya.

Baca Juga: Polemik Gereja di Karimun, Bamsoet Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas

Sehingga, karena banyak yang menumpuk pelayanan dan masyarakat mendapatkan kepastian hukum pun tidak jelas.

“Apalagi jika kasusnya hanya pencurian ayam maka tentu masyarakat enggan melapor ke polda karena bisa saja biaya untuk menjangkau kantor polda lebih mahal dibanding harga ayam yang hilang," sebutnya.

"Mengingat wilayah yang begitu jauh jaraknya apalagi di perkampungan. Mungkin suatu saat ide Pak Mahfud itu akan diterapkan di Indonesia, tapi saya rasa belum saat ini,” tutup mantan Wakil Bupati Soppeng itu. {fajar.co.id}

fokus berita : #Supriansa #Mahfud MD


Kategori Berita Golkar Lainnya