22 Februari 2020

Berita Golkar - Bakal Calon (Balon) Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengaku mendapat dukungan penuh dari mayoritas pemegang hak suara. Untuk diketahui, ada 14 pemegang hak suara yang akan memilih Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali pada Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan pada Senin (24/2).

Para pemegang suara itu adalah sembilan suara DPD II kabupaten/Kota, DPD Golkar Provinsi Bali dan DPP Golkar masing-masing satu suara.

Tiga hak suara lainnya masing-masing milik organisasi pendiri partai Golkar (Soksi MKGR dan Kosgoro), organisasi sayap Partai Golkar (AMPG dan KPPG), dan organisasi yang didirikan partai Golkar (AMPI, dll).

Baca Juga: Bamsoet Minta Ormas Jadi Benteng Penangkal Maraknya Penyalahgunaan Narkoba

Demer yang masih menjabat sebagai Plt. ketua DPD partai Golkar Provinsi Bali ini mengatakan, sembilan DPD Kabupaten/Kota sudah menyatakan dukungan kepadanya. Kendati demikian ia masih menunggu hasil Pleno masing-masing DPD Kabupaten/Kota.

“Ya, (sembilan DPD kabupaten/Kota) mendukung, gak tahu memilih apa nggak. Tapi tergantung hasil Pleno. Hari ini mereka melakukan Pleno,” kata Demer di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Sabtu (22/2).

Selain dukungan sembilan DPD kabupaten/Kota itu, suara DPD I Golkar Provinsi Bali tentu menjadi milik Demer. Demikian sudah ada 10 dukungan pemegang suara. Jumlahnya masih bisa bertambah, sebab suara DPP diprediksi akan diberikan ke Demer. Organisasi saya Partai Golkar juga dikabarkan akan merapat ke Demer.

Baca Juga: Singgih Januratmoko Dorong PNM Gencar Salurkan Bantuan Modal Kerja Untuk Peternak

“Saya tidak boleh Jumawa. Di depan saya sih semua mendukung saya, tapi namanya politik detik per detik bisa berubah. Selama dengan saya sih bilangnya sangat mendukung saya,” ujar Demer

Lebih lanjut ia mengatakan, kader Golkar yang ingin maju di Musda nanti harus mendapat minimal 30 persen dukungan pemegang suara.

“Dari Bacalon untuk menjadi calon itu 30 persen dukungan. Diserahkan saat Musda, diverifikasi oleh SC (Steering Commitee) nanti di situ,” jelas Demer.

Untuk diketahui, kandidat kuat yang akan menantang Demer di Musda nanti adalah I Wayan Geredeg. Geredeg adalah kader senior, mantan Ketua DPD golkar Karangasem dan mantan bupati Karangasem dua periode. Musda Golkar Bali pun diprediksi akan menyajikan tarung head to head Demer vs Geredeg.

Baca Juga: Ketum Airlangga Ingin Hadir, Musda Golkar Bali Diundur

Pada Musda tahun 2016, Geredeg head to head dengan Ketut Sudikerta (calon incumbent ketika itu). Saat itu pertarungan berlangsung sengit. Saat pemilihan melalui votting, perolehan suara Gededeg dan Sudikerta, seimbang, sama-sama mengantongi tujuh suara.

Dalam proses selanjutnya, disepakati Sudikerta yang ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Bali. Geredeg belum bisa dikonfirmasi terkait klaim dukungan Demer tersebut. Panggilan telpon dan pesan Whatsapp tak diresponnya. {indonesiainside.id}

fokus berita : #Gde Sumarjaya Linggih


Kategori Berita Golkar Lainnya