22 Februari 2020

Berita Golkar - Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ilham Permana mengatakan AMPG sebagai sayap Partai Golkar akan terus mengawal seluruh program partai dan memantapkan ideologi kekaryaan partai berlambang pohon beringin tersebut dalam kerja-kerja politiknya.

"Sebagai kawah candradimuka Partai Golkar, AMPG akan terus melahirkan kader-kader muda partai yang berintegritas dan militan," ujar Ilham di sela pelantikan Pimpinan Pusat AMPG periode 2020-2024 di Puncak, Bogor, Jumat (21/2/2020).

Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2019 itu juga optimistis AMPG bisa menjadi magnet bagi kelompok milenial di luar Partai Golkar untuk tertarik masuk ke dunia politik, mengabdi untuk bangsa, saling berkolaborasi untuk terus berkarya dan memberikan yang terbagi bagi republik ini.

Baca Juga: Ketum Airlangga Ingin Hadir, Musda Golkar Bali Diundur

Dia melanjutkan, AMPG selama ini merupakan laboratorium kader muda Partai Golkar untuk digembleng mematangkan leadership dan gagasan besar untuk bangsa.

"Sebagai sayap partai yang diisi kelompok milenial, AMPG memiliki peran strategis ke depannya untuk menjadi daya tarik bagi anak muda Indonesia yang ingin berbuat lebih bagi bangsanya dengan masuk ke dalam sistem politik," kata Ilham.

Sebab kata dia, ke depan kelompok milenial menjadi penentu bagi kemajuan bangsa. Pemerintahan Presiden Jokowi bahkan sudah memberikan panggung yang besar untuk anak-anak muda visioner dan inovati yang memiliki karya yang luar biasa untuk membantu pembangunan nasional.

"Di sekeliling Presiden Jokowi sehari-hari disupport 7 Staf Khusus milenial. Selain itu, ada Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Wishnutama, dan sejumlah Wakil Mentri milenial seperti Wamen Perdagangan yang juga kader Partai Golkar, Jerry Sambuaga."

Baca Juga: Sari Yuliati Mulai Cari Dukungan Untuk Jadi Ketua Golkar NTB

"Bahkan di struktur kepengurusan DPP Partai Golkar, Ketua Umum Bapak Airlangga Hartarto saja mempercayakan banyak anak muda di posisi strategis DPP," kata Ilham.

Maka itu setelah dilantik, Ilham mengakui langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal untuk memantapkan strategi dan program untuk mengembalikan marwah Partai Golkar yang hingga saat ini menjadi partai besar yang dipercaya rakyat Indonesia.

"Langkah awal kami tentu merapatkan barisan, satukan frekuensi perjuangan dan saling berkolaborasi untuk membesarkan partai Golkar," jelasnya.

Dia menuturkan karena anak muda itu identik dengan idealisme, kolaborasi, kreatifitas dan militansi. "Maka kami akan menyatukan segala potensi kekuatan yang dimiliki AMPG untuk menjadi satu tarikan nafas perjuangan yang solid untuk menatap Pilkada 2020, mensukseskan pembangunan nasional, mengawal program pro kerakyatan seperti RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja."

Baca Juga: Kekuatan Sedekah Bawa Rusli Habibie Pimpin Provinsi Gorontalo Dua Periode

"Kartu Pra Kerja, dan pembangunan infrastruktur serta membangun SDM unggul seperti yang menjadi program prioritas Presiden Jokowi," tandasnya.

Hal yang dikatakan Ilham itu merespons pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Airlangga mengatakan, soliditas AMPG tidak diragukan lagi. AMPG diharapkan bisa berkontribusi besar untuk memenangkan golkar di tahun 2024.

"AMPG sudah terbukti dan teruji. Kita selalu memberikan penghargaan terhadap AMPG atas kerja nyatanya memenangkan dan membesarkan Partai Golkar," kata Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Perekonomian di sela pelantikan Pimpinan Pusat AMPG.

Baca Juga: Jelang Musda Golkar Sumut, Wagub Musa Rajekshah Bertemu Ketum Airlangga

Airlangga juga menyinggung soal rencana pemerintah bersama DPR yang sudah menyiapkan draft Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja yang masuk dalam skema Omnibus Law. "Undang-undang (UU) ini memperbaiki 79 UU lebih dari 1200 pasal dari berbagai sektor.

Presiden Jokowi telah menjalankan perubahan struktural di bidang ekonomi saat ekonomi dalam kondisi stabil 5%, di saat itu juga, di DPR Parpol pendukung 70%," kata Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan, Indonesia kini berada di urutan ke-15 sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia (G-20) Di tahun 2030, Indonesia akan menjadi negara ranking 7 terbesar di dunia.

"Perekonomian kita saat ini dihadapkan oleh perang dagang antara Tiongkok dan AS serta ketegangan di Timur Tengah juga isu Corona. Sektor pariwisata akan sangat berpengaruh perubahannya. Karena itu, penanaman modal menjadi kunci investasi," tutur Airlangga.

Baca Juga: Taufan Pawe Satukan Nurdin Abdullah-Nurdin Halid di Kepengurusan Ormas MKGR Sulsel

Maka itu, Airlangga berharap AMPG sebagai ujung tombak Partai Golkar dalam mensosialisasikan keberhasilan kinerja pemerintah dan mengawal program-program pro kerakyatan.

"Ke depan, program AMPG sesuaikan terhadap tantangan. Pemerintah akan meluncurkan kartu pra kerja untk 2 juta masyarakat senilai Rp10 Triliun. Yang difokuskan bagaimana masyarakat diberikan penempatan dan dikucurkan kredit usaha serta sejumlah pelatihan yang menunjang untuk meningkatkan skill," tutur Airlangga.

Banyak program, sambung dia, dilaksanakan secara online melalui aplikasi. Hal itulah yang seharusnya bisa dijadikan aset bukan library dan itu tugas AMPG. "Dengan UU Cipta Lapangan Kerja, akan memberikan kesempatan lapangan kerja dari dua juta orang menjadi tujuh juta masyarakat Indonesia. Kuncinya adalah di penanaman modal," kata Airlangga. {nasional.sindonews.com}

fokus berita : #Ilham Permana


Kategori Berita Golkar Lainnya