24 Februari 2020

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencegah upaya penyebarluasan paham radikal. Hal ini menyusul pernyataan BNPT yang menyebut perempuan dan pemuda rentan terpapar paham radikal terorisme yang dapat berpotensi menyebabkan dirinya menjadi pelaku terorisme.

"Saya mendorong BNPT untuk dapat meningkatkan upaya pencegahan meluasnya paham radikal terorisme di lingkungan masyarakat," kata Bamsoet, Senin (24/2).

Bamsoet mencontohkan upaya pencegahan meluasnya paham itu antara lain memberikan edukasi mengenai penjelasan terorisme, radikalisme, intoleransi, dan cara untuk mencegahnya masuk dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Bamsoet Kembali Wacanakan Pemotor Diberi Hak Masuk Jalan Tol

Menurut dia, upaya ini perlu dilakukan agar masyarakat, khususnya generasi muda dan perempuan, dapat memahami sehingga tidak mudah terpapar arus radikalisme maupun terorisme. Mantan Ketua DPR itu menyampaikan kepada rakyat bahwa MPR bersama institusi maupun LSM terkait akan terus melakukan sosialisasi Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Hal ini guna menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, agar dapat meningkatkan toleransi kepada sesama, memahami arti dan nilai Pancasila, serta memiliki rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkap Bamsoet.

Bamsoet juga mendorong seluruh anggota MPR untuk terus meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa melalui pembinaan Empat Pilar kepada seluruh lapisan masyarakat, serta pentingnya pemahamam terhadap UUD NRI 1945 dan Pancasila menuju kedisiplinan nasional, mengingat Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan kepulauan.

Baca Juga: Azis Syamsuddin dan Ilham Pangestu Ziarah Ke Makam Syaifannur di Bireun

"Saya mendorong masyarakat, terutama kepada orang tua, untuk turut berperan aktif dalam melakukan pencegahan radikalisme maupun terorisme, dan berani melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan konten radikal atau terorisme yang berdampak negatif di media sosial," kata mantan Ketua Komisi III DPR itu. {www.jpnn.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya