26 Februari 2020

Berita Golkar - Ketua Harian DPD Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Muhamad Ansor Orang, mengatakan, kader partai Golkar NTT mengendaki, Musyawarah Daerah (Musda) dengan agenda pemilihan Ketua, yang akan digelar 2-3 Maret mendatang, dilakukan secara aklamasi. 

"Sesuai aspirasi yang berkembang, peserta menghendaki pemilihan ketua dilaksanakan secara aklamasi saja," katanya, Rabu (26/2).

Dia menyebutkan, kader Golkar dari Kabupaten / Kota di NTT merekomondasikan pemilihan Ketua secara aklamasi. Dan menghendaki Ketua sekarang ini Melki Laka Lena kembali memimpin Partai Golkar. Melki Laka sendiri dalam Pemilu lalu, berhasil mempertahankan 10 kursi Partai Golkar di DPRD NTT. 

Baca Juga: Sari Yuliati Dinilai Layak Jadi Nakhoda Baru Golkar NTB

Alasannya menurut Muhamad Ansor karena selama dua tahun sukses memimpin Partai Golkar NTT. Konsolidasi yang dilakukan dari Kabupaten, Kecamatan bahkan sampai Desa dan kelurahan juga cukup bagus.

“Ini aspirasi mereka dari akar rumput. Tentunya kami mengikuti saja alur perjalanannya dalam Musada nanti,” jelasnya.

Sejumlah nama, diperkirakan akan maju bertarung dalam Musda. Diantaranya Melki Laka Lena, Josef Nae Soi (Wakil Gubernur NTT), Jerry Manafe, Wakil Bupati Kupang yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang).

Selain itu ada Muhammad Ansor (Anggota DPRD NTT dan Ketua Harian DPD Golkar NTT dan Anwar Pua Geno, mantan Ketua DPRD NTT.

Baca Juga: Pilkada Sulut 2020, Internal Golkar Sosialisasikan Pasangan Tetty Paruntu-Djelantik Mokodompit

Muhammad Ansor menyebutkan, untuk persiapan Musda sudah cukup siap. Panitia terus bekerja dan tinggal menunggu hari H saja. Pelaksanaannya di akan dilaksanakan di Hotel T – More. Peserta dari 22 Kabupaten/ Kota akan mulai tiba 1 Maret 2020 mendatang.

Sementara itu, pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang DR. Ahamd Atang menyebutkan, Golkar merupakan partai papan atas yang mempunyai banyak kader yang mumpuni. Partai Golkar memiliki mekanisme sirkulasi kepempimpinan internal yang relatif sudah mapan, karena stok kadernya berlapis dan terseleksi.

"Dalam pandangan saya, tanpa mengintervensi kepentingan politik Golkar, figur seperti Melky Laka Lena masih dibutuhkan oleh Golkar NTT saat ini. Selama lima tahun, duet Melky dan Inhce Sayuna berhasil memimpin partai Golkar,” ujarnya.

Baca Juga: Kantongi Suara 6 DPD II Golkar se-DKI, Ahmed Zaki Iskandar Optimis Menang Aklamasi di Musda

Menurut dia figur lain seperti Yosef Nae Soi, Jerry Manafe, Muhammad Ansor Orang dan Anwar Pua Geno merupakan kader potensial yang dimiliki Golkar NTT saat ini.

"Kader lain juga bagus. Namun posisi Melki Laka Lena masih menguntungkan Golkar karena sebagai anggota DPR RI mampu membangun komunikasi politik lintas generasi dan lintas vertikal maupun horizontal. Dia juga mampu meredam konflik internal dengan melakukan reposisi beberapa DPD II tanpa ada gejolak yang berarti ,” jelasnya. {www.gatra.com}

fokus berita : #Melki Laka Lena #Muhamad Ansor Orang


Kategori Berita Golkar Lainnya