27 Februari 2020

Empat Kader Hebat Berebut Kursi Ketua Golkar Bangli

Berita Golkar - Ketua DPD II Golkar Bangli saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt), yakni I Gusti Made Winuntara. Dalam waktu dekat akan dilakukan pemilihan Ketua DPD II Golkar Bangli.

Disebut-sebut ada empat kader yang akan bersaing memperebutkan kursi ketua DPD II Golkar Bangli, yakni I Nyoman Basma, Nyoman Budiada, I Nengah Darsana, dan Gusti Made Winuntara, yang kini jabat Plt Ketua DPD II Golkar Bangli.

Menurut sumber di internal Golkar, keempat nama yang bakal tarung rebut kursi Ketua DPD II Golkar Bangli masing-masing memiliki kelebihan. Nyoman Basma, politisi asal Desa Suter, Kecamatan Kintamani ini merupakan kader senior Golkar dan telah empat periode duduk di kursi DPRD Bangli.

Baca Juga: Susun Pengurus Golkar Bali, Sugawa Korry Prioritaskan Persatuan

Selain itu Nyoman Basma sempat duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Bangli dua kali periode, yakni 2004-2009 dan 2014-2019. "Jika melihat  pengalaman dan senioritas politisi asal Desa Suter, Kintamani ini paling menonjol dibandingkan dengan kader lainnya," ungkap sumber ini, Rabu (26/2).

Sumber internal Golkar Bangli yang enggan disebutkan namnya ini mengatakan jika melihat perolehan suara Pileg, Nyoman Basma meraih suara terbanyak dibandingkan dua kader lainnya. Sementara I Nengah Darsana merupakan kader muda Golkar dan telah dua kali periode duduk di kursi DPRD Bangli (2009-2014 dan 2014-2019).

Kemudian Nengah Darsana yang juga lolos Pileg 2019 dipercaya sebagai Ketua Fraksi Golkar  di DPRD Bangli. Selain itu jika melihat struktur partai politisi asal Desa Landih, Kecamatan Bangli ini cukup strategis, yakni Sekretaris DPD II Golkar Bangli.

Baca Juga: Ace Hasan Tagih Janji Menag Berangkatkan Umroh Para Korban First Travel

Sedangkan Nyoman Budiada dinilai memiliki pergerakan senyap. Pergerakannya sulit terdeteksi. Buktinya dalam perebutan kursi Wakil Ketua DPRD Bangli periode 2019-2024 lalu, politisi asal Desa Satra, Kecamatan Kintamani ini justru mendapat rekomendasi.

Di balik itu Nyoman Budiada dikait-kaitkan memiliki hubungan kedekatan dengan mantan Plt DPD I Golkar Bali, Gede  Sumarjaya Linggih alias Demer.

Sementara Gusti Made Winuntara, merupakan kader gaek Golkar Bangli. Politisi asal Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli ini sudah berkiprah di Golkar sejak tahun 1970. Karena pengalamannya berorganisasi Gusti Made Winuntara dipercaya sebagi pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Bangli oleh Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gede Sumajaya Linggih.

Baca Juga: Evakuasi Korban Banjir Pengadegan, Bamsoet Berikan Bantuan Perahu Karet

Masih menurut sumber ini, untuk pemilihan Ketua DPD II Golkar yang masih dijabat seorang Plt akan dilaksanakan lewat Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Bangki. Jika merujuk hasil Musda Golkar Bali  untuk pelaksanaan Musda kabupaten/kota paling lambat 3 bulan setelah  pelaksanakan Musda di provinsi.

“Paling lambat bulan Mei sudah digelar Musda untuk memilih Ketua DPD II,” jelasnya. Sementara untuk pemegang hak suara dalam pemilihan Ketua DPD II Golkar Bangli, yakni  4 suara dari Pengurus Kecamatan,  DPD II 1 suara, DPD I 1 suara,  organisasi yang mendirikan 1 suara, orgnisasi yang didirikan 1 suara dan sayap partai 1 suara.  

“Total ada sembilan pemegang hak suara  dalam pemilihan Ketua DPD II Golkar Bangli," bebernya seraya menambahkan untuk jadwal musda sendiri harus menunggu jadwal dari DPD I Golkar Bali.

Baca Juga: Ulama Doakan John Kenedy Aziz Terpilih Pimpin Golkar Sumbar

Sekretaris DPD II Golkar Bangli, I Nengah Darsana, saat dikonfirmasi apakah dirinya akan ikut maju dalam perebutan posisi Ketua DPD II Golkar Bangli, secara diplomatis mengatakan sebagai kader siap menjalankan perintah partai dan jika  dipercaya sebagai kader siap menjalankan amanah tersebut. “Sebagai kader saya siap menjalankan tugas partai,” ungkapnya singkat. {www.nusabali.com}

fokus berita : #Made Winuntara #Nyoman Basma #Nengah Darsana,