28 Februari 2020

Berita Golkar - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pihaknya akan menjadikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal keserentakan Pilpres dan Pileg dalam penyusunan perubahan Undang-Undang Pemilu. Hal tersebut merupakan wujud kepatuhan pada aturan yang lebih tinggi.

"Kita menghargai putusan MK, apalagi putusan itu yang kemarin di judicial review itu kan Undang-Undang Dasar 1945. Sikap kami kami akan sebagai manusia Indonesia tentu kita punya komitmen untuk taat pada UUD 1945 dan Pancasila," kata dia, ditemui, di Hotel Peninsula, Jakarta, Kamis (27/2). Meskipun demikian, tentu Komisi II akan mempelajari detil-detil dalam putusan MK tersebut.

Baca Juga: Arab Saudi Setop Umroh Karena Virus Corona, Christina Aryani Minta Jamaah Indonesia Bersabar

"Kita lihat apakah memang putusan MK itu sudah bisa dipastikan untuk tidak lagi bisa membuat ada peluang untuk pemisahan antara Pilpres dan Pileg. Misalnya soal waktu waktunya, apakah terjemahan dari serentak itu di tahun yang sama, itu yang kami lagi mau kaji. Kami akan pelajari hasil putusan MK detilnya seperti apa," urai dia.

"Tetapi prinsipnya karena putusan Mahkamah Konstitusi yang berkaitan dengan UUD 1945 memang hormati dan itu akan menjadi prinsip yang akan kami pakai dalam penyusunan revisi Undang-Undang pemilu," imbuh dia.

Patuh pada Putusan MK

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengakui, jika menoleh ke belakang, maka pihaknya sempat menyodorkan alternatif agar pilpres dan pileg dipisah. Hal tersebut berdasarkan kajian yang dilakukan Golkar.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Turun Tangan Bantu Korban Banjir di Karang Linggar Karawang

Adapun alasan yang melatarbelakangi usulan itu, terkait dengan pelaksanaan pemilu serentak pada 2019 lalu yang menimbulkan sejumlah ekses negatif. "Tadinya kita membuat satu alternatif (pilpres dan pileg dipisah)," tutur Doli.

Namun dia menegaskan, karena putusan MK sudah keluar, maka pihak akan patuh dan melaksanakannya. "Kemarin sudah upaya judicial review lagi tapi putusannya tetap serentak itu nanti akan menjadi pertimbangan utama kami karena itu kan konstitusi," tandasnya. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia


Kategori Berita Golkar Lainnya