29 Februari 2020

Berita Golkar - Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, Andi Debbie Purnama Rusdi melakukan sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah Pemprov Sulsel Nomor 6 Tentang Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif di Hotel Ramayana, Jl G Bawakaraeng, Makassar, Sabtu (29/01/2020).

Sosialisasi Perda itu dihadiri ratusan emak-emak Bunga Ejaya Beru. Andi Debbie Rusdin menyampaikan dirinya mensosialisasikan perda ASI eksklusif ini karena berdampak pada kehidupan sehari hari untuk mewujudkan generasi unggul.

"Jadi ASI eksklusif adalah kewajiban seorang ibu pada anaknya, dan itu adalah hak seorang anak. Atas itulah, maka perda ASI eksklusif ini diterapkan ke ibu-ibu, untuk mewujudkan generasi unggul," kata anggota Komisi D DPRD Sulsel itu.

Baca Juga: Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Ade Barkah Siap Pimpin Golkar Jabar Jadi Partai Modern

Ia mengatakan dengan kegiatan ini membantu program pemerintah Sulawasi Selatan dimana masa 6 bulan pertama untuk bayi baru lahir wajib diberikan ASI. "Jadi ibu-ibu perhatikanki anakta untuk diberi ASI karena itu banyak sekali manfaatnya untuk pertumbuhannya dibanding susu formula," ujarnya.

Sementara dr Fenti Nisa N A hadir sebagai pemateri menjelakan bahwa ASI Eksklusif adalah memberikan ASI saja, tanpa makan dan minum lain pada bayi sejak lahir sampai usia enam bulan.

"Pengertian dari eksklusif disini Bu, memberikan ASI kepada anak kita tanpa makan dan minum lain pada bayi sejak lahir sampai usia enam bulan. Itu minimalnya ya bu enam bulan, kalau bisa diteruskan sampai dua tahun," jelasnya.

Baca Juga: Atasi Banjir DKI-Jabar, Dedi Mulyadi Usul Lebarkan Sungai dan Angkat Sedimentasi

Ia pun mengungkapkan manfaat ASI Eksklusif untuk anak sangat banyak, pertama untuk pertumbuhan, kedua untuk lambung.

"Bayi mengkomsumsi ASI itu sangat aman untuk pencernaan langbung. Ketiga itu sangat bermanfaat untuk kecerdasan anak dan ASI anak tidak mudah sakit dibanding susu formula. Dengan ASI juga menambah erat kasih sayang ibu dan anak," jelasnya.

Sementara Aktivis Perempuan dan Anak Fajriani Langgeng yang juga hadiri dalam acara itu mengajak ibu-ibu untuk bersama mengadvokasi penyedia ruang laktasi. Fajriani melihat masih banyak tempat umum belum menyediakan Ruang Laktasi untuk ibu-ibu menyusui.

Baca Juga: Ini Respons Menpora Zainudin Amali Terkait Isu Batalnya Olimpiade Tokyo 2020

"Ruang Laktasi itu adalah ruang yang disediakan untuk ibu untuk memberikan air susu eksklusif kepada anaknya. Nah ini di Makassar masih banyak tempat umum seperti hotel, mal tidak menyediakan ruang laktasi," ujar Fajriani.

Direktur LBH Pers itu juga menyampaikan kepada warga Bunga Ejaya Berua untuk berhati-hati memberikan anaknya susu formula jangan sampai sudah expire. "Susu formula expire itu juga diatur dalam perda. kalau ada yang jual sudah expire tolong dilaporkan," tegas Fajriani. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Andi Debbie Purnama


Kategori Berita Golkar Lainnya