03 Maret 2020

Wabah Virus Corona, Puteri Komarudin Himbau Masyarakat Jangan Panic Buying Dan Timbun Sembako

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR Fraksi Golkar, Puteri Anetta Komaruddin, meminta pemerintah cepat tanggap dalam mempersiapkan langkah-langkah koordinasi terkait perkembangan wabah virus corona.

Terutama soal keselamatan masyarakat dan dampak wabah ini terhadap perekonomian. “Saat ini keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas pemerintah,” kata Puteri di Jakarta, Selasa (3/3).

Dia meminta memperketat pengawasan dan deteksi dini di pintu-pintu perbatasan. Selain itu, pemerintah perlu memastikan kecukupan stok kebutuhan pokok dan kebutuhan proteksi di pasar, seperti masker, obat, dan hand sanitizer. “Hal ini penting karena masyarakat biasanya ada tendensi memborong ketika panik,” urai Puteri.

Baca Juga: Dua Warga Depok Positif Corona, Darul Siska Minta Peserta Klub Dansa Paloma Diperiksa

Puteri berpendapat, pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi yang matang apabila terjadi pembelian di luar kebiasaan masyarakat atau panic buying. Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik belanja karena tindakan ini justru akan membuat stok kebutuhan tidak normal di pasar.

Politikus Partai Golkar itu mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan stabilitas ekonomi di tengah serangan corona. Pemerintah harus mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan ekonomi yang memungkinkan untuk menjaga roda ekonomi nasional tetap berputar.

“Pemerintah harus fokus menjaga stabilitas perekonomian dan cepat tanggap dalam melakukan langkah-langkah mitigasi ekonomi sebelum dampaknya lebih jauh. Perlu ada penguatan koordinasi strategi dari sisi fiskal, moneter, dan instrumen-instrumen lainnya untuk memberi stimulus dan menjaga keyakinan pasar,” ucap Puteri.

Baca Juga: Sesuai SOP WHO, Mukhtarudin Desak Pemerintah Bentuk Desk Virus Corona

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir berlebihan menanggapi adanya WNI yang terjangkit virus corona. Kewaspadaan memang harus, kata dia mun, kurang tepat apabila panik yang terlalu berlebihan. Virus corona memang mematikan, tetapi secara umum tingkat kematiannya relatif rendah.

“Jumlah yang berhasil sembuh juga tidak sedikit, lebih dari 50 persen penderita corona berhasil sembuh. Yang perlu masyarakat lakukan adalah tetap tenang dan menjaga pola hidup yang sehat dan bersih,” ucap Puteri. {indonesiainside.id}

fokus berita : #Puteri Komarudin