04 Maret 2020

Berita Golkar - Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh terus memperkuat amnunisi jelang Musda Partai Golkar NTB. Minggu lalu, Ahyar terbang ke DPP Partai Golkar di Jakarta. Kehadiran Ahyar disambut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Silaturahmi itu pada hari Selasa sekitar pukul 10 (pagi)” tuturnya.

Dia tak menampik, kedatangan menemui Airlangga meminta restu bertarung di agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar NTB, 4-6 Maret besok. “Waktu itu ada Pak Sekjen juga,” imbuhnya.

Ahyar diperdiksi menghadapi dua tokoh tangguh di Musda. Pertama Anggota DPR RI sekaligus Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Sari Yuliati dan kedua Ketua DPD I Partai Golkar NTB HM Suhaili FT.

Baca Juga: Musda Golkar NTB Berpotensi Aklamasi, Chris Parangan Ungkap Sari Yuliati Direstui Ketum Airlangga

Sekalipun muncul isu Sari berpeluang sebagai ketua dan terpilih aklamasi namun tak membuat Ahyar gentar. “Sebagai kader, bilamana dipercaya (tetap maju, tentu terserah pemilik suara nanti (terkait hasil)” ujarnya kalem.

Ahyar berkomitmen bila terpilih akan mensolidkan kader beringin di NTB. Selain itu berupaya maksimal membesarkan Golkar di pemilu berikutnya. “Untuk lebih memberi kontribusi bagi pembangunan di NTB,” optimisnya.

Musda Golkar akan digelar 4-6 Maret besok. Ketua Panitia Musda NTB Hj Isvie Rupaeda mengatakan syarat sebagai calon ketua salah satunya, pernah jadi pengurus di DPD II atau DPD I Golkar NTB. “Kalau aturan diwajibkan 5 tahun jadi pengurus, baik di kabupaten atau provinsi, kecuali ada diskresi dari Ketua Umum,” katanya. {lombokpost.jawapos.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Ahyar Abduh


Kategori Berita Golkar Lainnya