05 Maret 2020

Berita Golkar - Rancangan Undang Undang (RUU) Ketahanan Keluarga menuai pro kontra dari beberapa kalangan. Salah satu inisiator RUU Ketahanan Keluarga, Endang Maria Astuti menyatakan mundur sebagai inisiator RUU tersebut.

”Perkembangan karena kesibukan kita, tidak bisa mengawal jadi saya mundur dari pengusul,” terang Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Endang Maria Astuti, baru-baru ini.

 

Endang Maria Astuti saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sragen belum lama ini menyampaikan, pihaknya sudah mundur sebagai inisiator RUU Ketahanan Keluarga.

Baca Juga: Wabah Virus Corona, Azis Syamsuddin Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Panik

Dia mengaku memilih mundur sebagai inisiator RUU lantaran enggan dianggap sekedar setor nama. Kesibukan dia cukup padat selama ini sehingga kesulitan mengawal RUU tersebut.

Endang menyampaikan pada intinya inisiatif keluarnya RUU Ketahanan Keluarga ini setelah muncul keperihatinan pada masalah pergaulan bebas remaja. Waktu awalnya inisiator kebanyakan mayoritas mantan anggota Komisi VIII DPR-RI. Melihat kondisi masyarakat cukup memperihatinkan.

”Contohnya anak-anak sekarang banyak terpapar pornografi dengan adanya gatget, banyak anak dibawah usia 15 tahun, masih sangat muda tapi banyak yang hamil,” terangnya.

Baca Juga: Bamsoet Minta Freeport Beri Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat Papua

Lantas dengan ketahanan keluarga ini diharapkan menjadi solusi. Sehingga sejak dalam tingkat keluarga mampu mendidik dan menjadikan anak menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. ”Mampu mendidik anak menjadi SDM yang unggul sebagaimana visi-misi Jokowi,” ujarnya.

Membentuk SDM unggul sulit terwujud jika hadir dari keluarga yang lemah dan amburadul. Sehingga ide dasar munculnya usulan RUU tersebut melihat realitas di masyarakat seperti ini. {timlo.net}

fokus berita : #Endang Maria Astuti


Kategori Berita Golkar Lainnya