05 Maret 2020

Dukung Gubernur Petahana, Golkar Tetap Ingin Ada Kader Yang Maju di Pilgub Kalteng 2020

Berita Golkar - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng menjadi atensi khusus DPP Partai Golkar. Sebab, saat ini Golkar memiliki kesempatan untuk memenangkan pertarungan di Pilgub Kalteng dengan mengusai 7 kepala daerah di Kalteng dan sebagai pemenang kedua Pemilihan Umum (Pemilu) di Kalteng.

Golkar pastikan tidak akan main-main dalam menentukan bakal calon yang akan diusung nantinya. Hasil survei salah satu penentu dalam penunjukan calon gubernur dan Golkar juga mensyaratkan kadernya ikut bertarung dalam Pilgub Kalteng.

"Kita ada sistem penjaringan dan itu sudah berjalan. Kemudian nanti survei, hasil survei ini nantinya menjadi sumber menentukan. Dan juga kita mempertimbangkan politik lainnya," kata Wakil Ketua Umum DPP Golkar Roem Kono.

Baca Juga: Musda Golkar Kota Palopo, Ketua AMPG Steven Hamdani Tunggu Dorongan Akar Rumput

Dia mengatakan, pada Pilgub 2015 Golkar mendukung petahana. Bahkan, kader Golkar yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan kala itu. Hal itu membuat Golkar cenderung memberikan dukungan kembali kepada petahana.

"Dulu kita mendukung beliau. Dan kalau itu kosekunesi dari pada pembangunan Kalteng kedepan berjalan dengan baik. Saya kira proses dukungan kepada beliau berjalan dengan baik. Mudah-mudahanan ada titik temu, sehingga ketua umum memberikan dukungan. Tapi kecendrungan Golkar ke petahana," tegasnya.

Sampai saat ini, Golkar terus mendukung petahana dalam menjalankan pemerintahan. Sebagaimana diketahui bersama, Golkar tidak pernah merongrong pemerintahan. "Sampai hari ini kita terus mendukung petahana. Begitu juga di pemerintahan, kita selalu bersinergi," tukasnya.

Baca Juga: Usung Visi Kekinian, Rusmin Abdul Gani Siap Bersaing di Musda Golkar Sultra

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kalteng terpilih H Ruslan AS mengatakan, Golkar Kalteng siap mengamankan dukungan partai kepada petahana. Apabila Golkar memang memberikan dukungan kepada petahana.

"Sesuai arahan DPP dan disampaikan Wakil Ketua Umum, tentu kami siap mengamankan dukungan kepada petahana. Jika memang nanti Golkar ke petahana," kata H Ruslan.

Golkar sendiri masih menunggu hasil survei yang akan dpresentasikan dalam waktu dekat. Dan hasil survei tersebut nantinya diserahkan ke DPP sebagai bahan pertimbangan mengusung atau mendukung calon kepala daerah.

Baca Juga: Terinspirasi Mahathir Muhammad, Gandung Pardiman Kembali Rebut Kursi Ketua Golkar Jogjakarta

"Survei ini sangat menentukan, karena kami ingin mengusung calon yang menang. Kalau petahan hasil surveinya rendah tidak akan diusung dan kalau Surveiny di atas, maka kami juga siap mendukung," ucapnya.

Namun, Golkar mensyaratkan kader untuk maju di Pilgub Kalteng, baik itu sebagai wakil gubernur  maupun calon gubernurnya. Dan kepada petahana Sugianto Sabran, Golkar telah mengajukan beberapa nama untuk mendampingi, seperti Eddy Raya Samsuri dan Eddy Pratowo.

"Untuk calon wakil gubernur, beberapa kader Golkar saya tawarkan. Terutama kader yang menjabat sebagai bupati/walikota. Dan Pak Razak juga demiakian, tetapi beliau (Razak, Red) mengatakan tidak mungkin bertanding dengan cucu. Karena Golkar 7 kursi, sehingga tambah 2 lagi sudah bisa mengusung," ujarnya.

Baca Juga: Michaela Paruntu Bakal Pilih 3 Nama Ini Untuk Dampingi Dirinya di Pilkada Minsel 2020

Golkar belum dapat memastikan dukungan Golkar akan diberikan kepada pasangan Sugianto-Habib Ismail bin Yahya. Sebab, DPP inginkan kader ada maju di Pilgub. "Nantilah itu kita lihat apakah dukungan Golkar kepada SOHIB jilid 2," pungkasnya. {www.kaltengpos.co}

fokus berita : #Roem Kono #Ruslan AS