06 Maret 2020

Berita Golkar - Pemuda di Kabupaten Bandung akan terus didorong untuk menjadi entrepreneur agar bisa berkontribusi dalam meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia sehingga bisa memperkuat struktur ekonomi nasional.

“Wiraswastawan kita itu baru 3,47 persen, sementara di negara-negara maju minimal diangka 10 persen, bahkan Singapura sudah 30 persen," ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily saat membuka pelatihan kewirausahaan bagi kaum milenial di Hotel Sutan Raja, Soreang, Jumat (6/3/2020).

"Kita masih sedikit, maka kita akan terus dorong anak-anak muda untuk menjadi entrepreneur karena merekalah nantinya yang akan menjadi pendukung utama ekonomi kita. Cina, Amerika, India dan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia. Jepang lewat, Singapura lewat. Kekuatannya nanti pada jumlah sumberdaya manusia,” tambahnya lagi.

Baca Juga: Gandeng OJK, Misbakhun Sosialisasikan Akses Permodalan Bagi UMKM

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koperasi dan UKM yang diwakili Kabid Kewirausahaan Nurul Rahman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten bandung Agus Firman Zaini, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Bandung Nandang Sucita (Abah Korun) dll.

Untuk itu ia berharap, para pemuda Kabupaten Bandung yang ikut program tersebut bisa memanfaatkan sebaik-baiknya program tersebut.

“Ini tekad saya untuk mendorong teman-teman diberdayakan melalui pengembangan kapasitas kemampuan dan bisa mandiri secara ekonomi. Setiap saat saya berfikir bagaimana teman-teman ini bisa mandiri. Yang saya Kembangkan program-program, agar kita semua berdaya secara ekonomi,” tandasnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ajak Mahasiswa Aceh Berantas Korupsi dan Kejahatan HAM

Kaum milenial, kata Ace Hasan, cita-citanya jangan hanya ingin menjadi pegawai negeri saja. Harus dikurangi minat jadi PNS dan bercita-citalah menjadi enterpreneur. Mereka harus diarahkan kepada upaya untuk membangun daerahnya dengan mengembangkan potensi yang ada di Kab Bandung.

“Potensi utamanya pertanian, misalnya di Kertasari, Pangalengan dll. Ada komunitas baru, kopi. Kopi Puntang ini yang terbaik. Kopi yang paling terbaik di dunia. Saya kebetulan sudah mengunjungi 18 negara, di luar negeri ah biasa saja rasa kopinya. Tapi kalau sudah kopi Bandung, beda rasanya,” ungkap Ace.

Belum lama ini, kata Ace Hasan, ia bersama Kepala BNPB Doni Munardo mengunjungi Kertasari, dari hasil kunjungan tersebut rencananya akan ada bantuan lima juta bibit kopi yang akan disalurkan ke Desa Tarumajaya dan Cikembang.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Anak Petani

“Waktu kami datang ke sana sekaligus dengan membawa pemilik kopi Kapal Api. Sehingga warga di sana nantinya tidak perlu memikirkan pemasaran kopinya,” tandas Ace Hasan.

Dalam program pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut, Ace Hasan mewanti-wanti agar peserta fokus mengikuti setiap materi yang diberikan. “Hasil pelatihan ini harus berlanjut dan bisa mampu menjadi wirausahawan yang sukses. Memang tidak cukup tiga hari jni, maka mohon kalau bisa teman-teman berkonsultasi untuk usahanya,” ungkapnya.

Pada periode kedua Pemerintahan Jokowi ini, kata Ace Hasan, akan fokus pada peningkatan sumberdaya manusia, baik skill maupun upskill. Ia berharap hasil dari kegiatan ini juga dibentuk koperasi. “Saya nanti akan cari modal deh,” tandasnya.

Baca Juga: Tepilih Aklamasi, TM Nurlif Kembali Pimpin Golkar Aceh

Persyaratan bantuan untuk koperasi itu, kata Ace Hasan lebih lanjut, harus sudah berjalan dua tahun, kalau baik pihaknya akan suport. “Kita ingin anak-anak muda ini maju kuat dan meningkat kekuatan ekonominya,” ulang Ace Hasan.

Terbaik dan Laku

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung agus Firman Zaini berharap kopi Kabupaten Bandung tidak hanya menjadi yang terbaik rasanya tapi juga laku.

“Kopi Kabupaten Bandung ini diyakini terbaik di dunia. Tahun 2016 Kopi Puntang menjadi juara di Amerika. Kopi Wanoja Kamojang, juara festival internasional,” ujarnya.

“Kopi naster Kabupaten Bandung diikutsertakan dalam lomba di London”. Kopi terbaik, kata mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ini, masih Panama dengan total nilai 90 poin dan Kabupaten Bandung itu baru di 87 poin.

Baca Juga: Endang Maria Astuti Prihatin Banyak Anak Usia 15 Tahun Sudah Hamil

“Penilaian kopi terbaik itu dengan sistem poin. Kopi Kab. Bandung itu variannya beda. Kita beruntung, kalau ngambil kopi jangan dari luar Kabupaten Bandung, Kopi Gayo di Aceh, maupun Kopi Bali, itu dari Kab. Bandung,” ujar Agus Firman.

Program pemerintah sekarang ini, kata Agus Firman, petani kopi itu harus dalam bentuk koperasi karena bantuan dari lembaga pengelola dan bergulir (LPDB) itu hanya untuk koperasi. “Jadi nanti harus ada koperasi-koperasi, kalau belum ada, nanti dibantu dibuatkan koperasi-koperasinya,” ujarnya.

Di Kampung Loa, Pacet, kata Agus Firman, para petani menanam kopi di lahan Perhutani, hasilnya ribuan ton dijual ke tengkulak. Kalau bisa nanti dijualnya ke koperasi. Daftar online, mau koperasi produksi atau simpan pinjam, nanti keuntungannya dikembalikan ke anggota. Kalau ada keuntungan kembali ke anggota, termasuk kalau ada yang sakit ada bantuan.

Aplikasi Lamikro

Sementara Kabid Kewirausahaan Deputi Pengembangan Kewirausahaan Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementrian Koperasi dan UKM Nurul Rahman, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang kebanyakan pemilik kafe kopi.

Baca Juga: Meutya Hafid Pantau Kesiapan Kodam Bukit Barisan Hadapi Pilkada 2020 dan Wabah Virus Corona

 

“Saat dibuka pendaftaran ada 37 peserta yang daftar, namun kita seleksi termasuk usia tidak boleh lebih dari 45 tahun, dan dari hasil seleksi lolos 30 orang peserta,” jelasnya.

Nurul Rahman mengungkapkan, untuk mendukung wirausaha para milenial Kabupaten Bandung tersebut, pihaknya sudah mengeluarkan aplikasi laporan keuangan yang bankable dan feasible nama aplikasinya Lamikro.

“Sudah sesuai standar, sehingga para peserta pelatihan ini walaupun bukan berlatar belakang keuangan namun bisa menggunakannya dengan baik,” ujarnya. {visi.news}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily


Kategori Berita Golkar Lainnya