10 Maret 2020

Agus Fatchur Rahman Bebas, Golkar Galang Poros Baru Lawan Petahana di Sragen

Berita Golkar - Bupati Sragen periode 2011-2016, Agus Fatchur Rahman, resmi menghirup udara bebas. Agus, yang divonis 1 tahun penjara dalam perkara korupsi dana kas daerah, mendapatkan cuti bersyarat setelah menjalani dua pertiga masa pidana.

Agus tiba di rumahnya, Kampung Kuwung, Desa Sragen Kulon, Kecamatan Sragen Kota, sekitar pukul 13.40 WIB tadi. Agus disambut puluhan kolega dan simpatisan yang sudah menunggu di rumahnya.

Kepada wartawan, Agus, yang merupakan politikus Golkar, langsung berbicara soal isu politik. Yang pertama, Agus mengisyaratkan kemungkinan dirinya tidak lagi memimpin DPD II Partai Golkar Sragen.

Baca Juga: Nurdin Halid Wajibkan Seluruh Kader Golkar Menangkan 70 Persen Pilkada Se-Sulsel 2020

Menurutnya, sudah saatnya ada regenerasi di kalangan internal Golkar Sragen. Meski begitu, lanjut Agus, bukan berarti dirinya tidak lagi berkiprah di dunia perpolitikan.

"Saya kira pepatah lama itu mengatakan politisi itu tidak ada matinya. Kalau saya harus selesai pasca-Musda besok, saya tetap bisa memberikan masukan, apalagi kepada teman-teman Golkar, untuk terus berkiprah bagi masyarakat Sragen," ujar Agus, Selasa (10/3/2020).

Ditanya terkait konstelasi politik jelang Pilkada Sragen 2020, Agus menyinggung perlunya figur baru yang memimpin Sragen pada periode mendatang. Hal ini menguatkan potensi munculnya poros baru dengan Golkar sebagai sentral dalam Pilkada Sragen mendatang.

Baca Juga: Golkar Masih Pikir-Pikir Cari Penantang Petahana Adnan-Kio di Pilkada Gowa 2020

"Melihat demokrasi itu kalau diselewengkan menjadi politik dinasti itu menjadi sesuatu yang kontraproduktif. Bagi masyarakat Sragen, saya kira butuh figur baru, wajah baru, yang saya kira lebih segar, lebih mampu untuk bekerja. Kita sekarang sudah membuktikan lima tahun itu kerja mereka seperti apa," terangnya.

Diwawancarai terpisah, Bendahara DPD II Partai Golkar Sragen Pujono Elly Bayu Effendi menyebutkan kembalinya Agus Fatchur Rahman akan memperkuat kalangan internal Golkar Sragen.

Pihaknya kini fokus menggalang komunikasi dengan berbagai partai, untuk membentuk poros baru sebagai lawan bupati petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati, yang sudah terlebih dulu mendeklarasikan rekomendasi dari PDI Perjuangan.

Baca Juga: Ini Alasan Fraksi Golkar DPRD DKI Putuskan Pilih Ahmad Riza Patria Jadi Cawagub Jakarta

"Poros baru tidak hanya mungkin, (tapi) sangat mungkin. Pak Agus pasti akan menjadi kekuatan sentral di luar dari pasangan yang sudah ada. Saya tegaskan iya (poros baru)," tegas Bayu.

Saat ini, lanjutnya, Golkar Sragen sedang melakukan konsolidasi internal untuk memastikan arah dukungan partai, baik itu mencalonkan sendiri atau mendukung calon dari luar partai. Sementara itu, komunikasi dengan partai lain dilakukan, terutama dengan partai yang belum memiliki pasangan calon.

"Kami masih penjaringan. Banyak tokoh yang masuk ke kami. Tapi kalau Pak Agus, saya kira tidak (mencalonkan). Beliau sudah legowo," kata Bayu. {news.detik.com}

fokus berita : #Agus Fatchur Rahman