10 Maret 2020

Berita Golkar - M Sarmuji terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jatim periode 2020-2025 dalam Musyawarah Daerah Golkar Jatim pada 5-7 Maret 2020. Sarmuji terpilih melalui aklamasi setelah seluruh pemilik suara sepakat memutuskan memilihnya.

Sarmuji menggantikan Plt Ketua DPD Golkar Jatim, Zainuddin Amali yang kini menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Golkar di bawah kepemimpinan ZA bersama Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak sukses meraih beberapa catatan positif.

Di antaranya menang di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018, meningkatkan kursi DPRD Jatim (lima besar perolehan kursi), dan sukses memenangkan pemilihan presiden di 2020. Lantas, bagaimana target Golkar Jatim di bawah kepemimpinan Sarmuji?

Baca Juga: Dua Menteri Golkar Ikut Pertemuan Dengan Nasdem, Ini Pembelaan Ace Hasan

Berikut ini wawancara eksklusif dengan Sarmuji.

Banyak yang terkejut karena Anda berhasil jadi Ketua lewat aklamasi. Bahkan, mendapat dukungan dari nama lain yang digadang akan maju. Sebenarnya, apa yang membuat Anda maju dalam pencalonan?

Memang majunya saya sebagai calon Ketua DPD Golkar Jatim tidak saya persiapkan jauh hari. Jadi, wajar saja kalau banyak orang yang tidak menyangka.

Kalau ada nama lain yang sebenarnya mau maju, lalu memberikan dukungan ke saya, itu lebih dikarenakan kami memang sudah lama bersahabat. Kami saling men-support satu sama lainnya.

Apa yang membuat Anda maju dalam pencalonan?

Yang mendorong saya adalah niat baik. Itu lebih dari cukup untuk membuat saya maju dalam pencalonan.

Baca Juga: Legislator Golkar Jabar Janji Bantu Rp.200 Juta Untuk Bangun Masjid Jonggol

Setelah Anda terpilih, berikutnya adalah pembentukan struktur. Sudah adakah figur Sekretaris DPD yang akan dipilih?

Gambarannya sudah ada. Nanti akan diumumkan pada saat yang tepat.

Apa kriterianya?

Dia mengenal Golkar Jatim layaknya mengenal dirinya sendiri. Yang siap berkorban untuk kemajuan Golkar Jatim. Tentu, dengan kemampuan manajerial yang cukup.

Siapa saja kandidatnya?

Nanti pada saatnya (sambil tersenyum).

Baca Juga: Tak Diakomodir Golkar di Pilwali Makassar, Deng Ical Ucapkan Terima Kasih Pada Nurdin Halid

Prestasi Golkar di Jatim cukup mentereng. Selanjutnya, apa target Bapak untuk Golkar di Jatim nantinya?

Pertama, saya ingin pengurus Golkar Jatim menjadi representasi dan cerminan akar sosial Jawa Timur.

Pengurus harus menjadi saluran kepada elompok-kelompok sosial baik dalam rangka komunikasi  maupun untuk menjadi saluran aspirasi seluruh kelompok sosial.

Berkaitan dengan target, tentu saya menekadkan diri agar Golkar Jatim menjadi lebih baik.

Prestasi yang sudah dicapai akan kami tingkatkan. Yang lebih penting lagi dari target adalah bagaimana menemukan cara untuk menang. Insya Allah kami temukan caranya.

Baca Juga: Para Politisi Senior Harap Ahmed Zaki Iskandar Mampu Bawa Kemajuan Bagi Golkar DKI Jakarta

Soal Pemilu 2020, bagaimana target Golkar Jatim? Bagaimana strateginya?

Kami menargetkan 60 persen kemenangan. Selain target kemenangan, pilkada kita jadikan sarana untuk konsolidasi partai.

Sudah dipetakan, daerah mana saja Ketua? Apakah akan tetap mementingkan kader?

Kami tetap mementingkan kader yang memungkinkan untuk dimajukan. Kendala kita di banyak daerah kabupaten/kota kita tidak bisa berangkat sendiri sehingga harus berkoalisi dengan partai lain.

Ketua partai di Jatim selalu dikaitkan dengan pencalonan di Pilkada. Bagaiamana pandangan Anda menghadapi kemungkin maju di Pilkada Jatim 2024 nanti (sebagai calon gubernur atau wakil gubernur)?

Belanda masih jauh. Kami konsentrasi pada konsolidasi dan peningkatan elektabilitas partai. {suryamalang.tribunnews.com}

fokus berita : #Sarmuji


Kategori Berita Golkar Lainnya