12 Maret 2020

Berita Golkar - Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Jateng yang sudah berakhir dengan terpilihnya Panggah Susanto sebagai Ketua DPD, Wihaji sebagai Ketua Harian dan Juliyatmno sebagai sekretaris memupuk harapan internal bahwa partai akan kembali berjaya.

Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Jateng Padmasari Mestikajati menyatakan, pemimpin baru untuk memperhatikan khususnya kaderisasi perempuan. Menurut dia, masalah kaderisasi perempuan hampir semua partai politik di Jateng mengalaminya.

"Hal itu bisa dilihat dari jumlah anggota dewan terutama di Jateng. Dari 120 anggota DPRD Jateng, hanya 26 di antaranya perempuan," kata Padma di Semarang, Kamis (12/3).

Baca Juga: Tiga Periode di Senayan, Andi Rio Idris Padjalangi Siap Jadi Nakhoda Baru Golkar Sulsel

Kepengurusan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) pada periode sebelumnya menurut anggota Komisi C DPRD Jateng itu, kurang efektif. Seharusnya bisa mencetak kader-kader perempuan Partai Golkar yang siap, paling tidak agar bisa dicalegkan pada Pemilu 2024.

"Jika KPPG berfungsi dengan lebih baik lagi, sehingga pada saatnya nanti perempuan Partai Golkar bisa menjadi vote getter saat Pilkada maupun Pemilu," tuturnya.

Mengapa perempuan, selain dia sebagai perempuan yang ingin menyuarakan kepentingan kaumnya. Pada Pemilu 2019 lalu pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki, jadi diharapkan perlu vote getter perempuan untuk terjun ke masyarakat.

Baca Juga: Indo Barometer Nilai Kepuasan Publik Terhadap MPR Di Bawah Bamsoet Jauh Meningkat

"Banyak program-program yang bisa disentuh perempuan dan tidak bisa disentuh laki-laki, di antaranya stunting dan kematian ibu hamil," tambah politisi Partai Golkar tersebut.

Dengan hadirnya kader perempuan, banyak program-program yang bisa dijangkau lebih luas. Indeks perkembangan gender di Jateng yang diklaim sudah tinggi, 90 persen tetapi belum masuk lima besar nasional. Berarti masih ada yang bisa dikerjakan.

Secara umum ia berharap, kepengurussn yang baru diharapkan harus bisa kerja cepat untuk mempersiapkan kemenangan Partai Golkar dalam Pilkada 2020. Agenda politik paling dekat dan sekaligus tolak ukur soliditas kader partai di 21 daerah yang menggelar Pilkada dan dengan pengurus yang baru.

Sedangkan agenda Pemilu 2024 mendatang, akan menjadi tolak ukur tersendiri mengingat kegiatan yang dilaksanakan mempunyai tantangan yang berbeda. {www.suaramerdeka.com}

fokus berita : #Padmasari Mestikajati


Kategori Berita Golkar Lainnya