13 Maret 2020

Berita Golkar - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat Sulawesi Selatan (NasDem Sulsel) Syaharuddin Alrif merespon pemberian surat tugas sementara Partai Golongan Karya (Golkar) kepada Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.

Syahar begitu ia disapa melihat, ada indikasi partainya digembosi, utamanya soal pendamping kadernya Danny Pomanto (DP) di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar 2020.

Diketahui, Partai Golkar berencana mendorong Zunnun NH, anak Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi Danny.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Heri Purwanto Minta Layanan Tetap Optimal

"Ngotot dengan itu? Kami punya agenda lain. Pak Rusdi Masse sudah melempar keinginannya DP-None (Irman Yasin Limpo). Itu yang kami akan tindaklanjuti," katanya yang dihubungi, Jumat (13/3/2020).

Syahar menilai, NasDem tak ingin digembosi partai lainnya soal pendamping Danny di Pilwali Makassar 2020 nanti. "Beri ruang untuk melakukan komunikasi yang baik. Semua terbukaji," kata Syahar.

Pihaknya melihat, beberapa survei baik internal dan eksternal partai, elektabilitas Danny Pomanto selalu tertinggi. Karena itu, beberapa partai lain mencoba berkoalisi dengan menawarkan kader masing-masing.

Baca Juga: Jaga Marwah Partai, Ketum Airlangga Tunjuk Deding Ishak Jadi Wakil Sekretaris Dewan Etik Golkar

Syahar menyebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrat.

Hanya saja, pihaknya memberikan kebebasan kepada Danny untuk memilih dan mengusulkannya kepada Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Syaharuddin Alrif #Danny Pomanto #Zunnun Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya