13 Maret 2020

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah mengambil tindakan untuk menutup akses masuk ke Indonesia. Apalagi, badan kesehatan dunia (WHO) telah mengumumkan wabah virus korona atau Covid-19 sebagai pandemi global.

“Mengingat sebagian kasus di Indonesia merupakan kasus imported cases atau penularan yang terjadi di luar negeri,” kata Bamsoet dalam keterangannya kepada Okezone di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Bamsoet sepakat jika pemerintah mengambil sikap untuk menunda atau membatalkan pertemuan yang melibatkan orang banyak. Sebab, penyebaran virus Covid-19 sangat masif guna memotong rantai penyebarannya.

Baca Juga: Jika Direstui Ketum Airlangga, Hamka Baco Kady Siap Pimpin Golkar Sulsel

Lebih jauh, mantan Ketua DPR ini meminta pemerintah untuk mengundang praktisi, komunitas akademisi dari perguruan tinggi dan para dokter ahli medis untuk menyamakan langkah dalam upaya pencegahan dan penanganan virus Covid-19.

“Mengajak seluruh komponen bangsa untuk tetap waspada serta agar mengikuti protokol kesehatan apabila berada di tempat umum (mal, stasiun kereta, terminal maupun bandara),” kata Bamsoet.

Sebagaimana diketahui, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto menyebutkan, jumlah pasien positif terinfeksi virus korona di Indonesia hingga sore ini bertambah menjadi 69 orang. Sehari sebelumnya, pasien korona hanya 34 orang. Maka, ada penambahan 35 pasien baru.

Baca Juga: Bamsoet Resmi Angkat 6 Besar Puteri Indonesia 2020 Jadi Duta Empat Pilar MPR

"Pasien 69 perempuan berumur 80 tahun kondisi nampak sakit sedang," kata Yurianto, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta. {nasional.okezone.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya