15 Maret 2020

Berita Golkar - Hingga dini hari gelaran Musda ke X Golkar Kaltim masih berlangsung di Swiss Belhotel Samarinda, Minggu (15/3/2020). Terlihat hingga pukul 02.38 Wita, pembacaan pandangan umum 16 pemilik suara masih berlangsung.

Diawali dengan pandangan umum dari Wantim. Dalam pandangannya, Wantim mendukung Makmur HAPK sebagai Ketua DPD Golkar Kaltim. Selanjutnya, organisasi yang didirikan juga mendukung Makmur. Sehingga dalam pandangan umum ini Makmur memperoleh dua dukungan.

Sementara itu, organisasi yang mendirikan membacakan pandangan umum mendukung Rudi Mas’ud. Dilanjutkan organisasi sayap juga mendukung Rudi.

Baca Juga: Sekjen Lodewijk Paulus Resmi Buka Musda Golkar Kaltim, Ini Peta Suara dan Syarat Calon Ketua

Dilanjutkan, 10 DPD Golkar di seluruh kabupaten dan kota yang dibacakan Andi Harahap semuanya bulat mendukung Rudi Mas’ud. Sehingga secara total Rudi Mas'ud memperoleh 12 dukungan. “Empat suara lain belum diketahui, termasuk pandangan dari DPP,” ungkap seorang elit partai Golkar Kaltim.

Rapat pleno pandangan umum masing-masing pemilik suara berlangsung tertutup. Namun Informasi yang dihimpun SELASAR, DPD I dan DPP abstain dalam penyampaian dukungan.

Berikutr rincian pemegang hak suara Musda Partai Golkar Kaltim :

  • 1 suara DPP Partai Golkar
  • 1 suara DPD I Golkar Kaltim
  • 10 suara, masing-masing DPD II kabupaten/kota memiliki 1 suara
  • 1 suara organisasi pendiri secara kolektif (Kosgoro 1957, MKGR, dan Soksi)
  • 1 suara organisasi yang didirikan secara kolektif (Al Hidayah, AMPI, Satkar Ulama, HWK, dan MDI).
  • 1 suara Dewan Pertimbangan (Wantim)
  • 1 suara sayap partai secara kolektif (AMPG dan KPPG)

Baca Juga: Tanpa Ketum Airlangga, 13 Pengurus DPP Bakal Hadiri Musda Golkar Kaltim di Samarinda

Penentuan Ketua Umum Partai Golkar akhirnya dilakukan secara musyawarah mufakat. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Steering Commite Musda Golkar Kaltim Fathurozi.

"Hasil akhir musda secara musyawarah dan mufakat, terpilih Rudi Mas'ud sebagai ketua DPD Partai Golkar Kaltim Periode 2020-2025," ujarnya.

"Tidak ada pemungutan suara, artinya semua sepakat secara musyawarah, memilih Rudi Mas'ud sebagai ketua dan Makmur HAPK sebagai ketua harian," tambahnya.

Dijelaskan Fathurozi, dari tujuh calon ketua umum yang mendaftar, akhirnya menyisakan dua calon yaitu Rudi Mas'ud dan Makmur HAPK. Dua calon ini bersepakat berunding dan mencapai kata mufakat bahwa yang menjadi ketua umum DPD Golkar Kaltim adalah Rudi Mas'ud, kemudian Makmur bersedia menjadi ketua harian.

Baca Juga: Berprestasi dan Berjiwa Aktivis, Supriansa Dinilai Pantas Pimpin Golkar Sulsel

"Penetapan jam 03.00, Minggu (15/3/2020). Proses musda tetap berjalan penyampaian pandangan umum itu masuk dalam jadwal musda. Yang membuat lama setelah pembukaan itu ada jeda yang cukup lama, karena DPP ada rapat, dan baru dimulai kembali sekitar jam 01.00 Wita dini hari.

Kemudian semua proses sidang paripurna dilaksanakan, tidak ada yang tertinggal. Jadi proses sesuai aturan berjalan, dan hasilnya dilakukan musyawarah mufakat," pungkasnya. {selasar.co}

fokus berita : #Rudi Mas'ud #Makmur HAPK #Fathurozi


Kategori Berita Golkar Lainnya