15 Maret 2020

Berita Golkar - Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kaltim telah usai dilaksanakan di Hotel Swiss Bel, Samarinda, pada 14-15 Maret 2020. Anggota DPR RI Rudi Mas’ud pun dipercaya sebagai nakhoda baru ketua DPD Partai Golkar Kaltim.

Sejalan dengan itu, Partai Golkar Kaltim juga bakal mulai mengebut persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Di antara persiapan yang harus disegerakan yakni menyiapkan nama calon yang akan diusung sebagai calon bupati dan wakil bupati di sembilan kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilu.

Baca Juga: Legislator Golkar Asal Bengkulu Ini Bakal Ramaikan Pilkada Rejang Lebong 2020

Perihal dengan hal itu, mantan ketua DPD Partai Golkar Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi yang kini sedang menyiapkan diri maju pada Pilkada di daerah itu, memiliki harapan, pimpinan Partai Golkar Kaltim yang baru maupun pengurus DPP Golkar dapat melihat secara obyektif calon kepala daerah yang akan diusung nantinya.

“Saya berharap, Partai Golkar obyektif melihat siapa (calon kepala daerah) yang layak diusung nantinya. Partai harus benar-benar melihat dan memperhatikan rekam jejak dan pengalaman calon atau kader yang akan diusung,” tutur Mahyunadi ditemui usai kegiatan Musda X DPD Golkar Kaltim.

Di tengah harapan besar Airlangga Hartarto sebagai ketua umum DPP Golkar untuk membawa Golkar meraup 60 persen kemenangan pada Pilkada Serentak 2020, Mahyunadi meyakini, pengurus Golkar akan obyektif melihat siapa saja calon atau kader yang memiliki potensi memang pada pemilu tahun ini.

Baca Juga: Survei Polmark: Daniel Mutaqien Paling Unggul Diantara Balon Bupati Indramayu Dari Golkar Lainnya

“Potensi calon untuk menang juga harus dilihat dengan baik. Kalau Partai Golkar obyektif, maka saya kira, tidak akan ada yang bermasalah dalam mengusung calon,” cakapnya.

Partai Golkar Kaltim merupakan daerah yang cukup potensial meraup kemenangan sebagaimana yang telah ditargetkan DPP. Karena di hampir semua kabupaten/kota di Kaltim, Golkar mempunyai keterwakilan kursi yang cukup signifikan di legislatif. Di sisi lain, Golkar juga mempunyai banyak kader yang syarat akan pengalaman.

“Jika Partai Golkar benar-benar menempatkan calon atau kader yang dapat meraih kemenangan pada Pilkada 2020 ini, maka Golkar pasti akan menyaring calon yang bagus dan mempunyai elektabilitas yang baik. Yang dapat memenangkan pemilu. Sesuai target, kemenangan Golkar di Kaltim bisa 60 persen,” tandasnya. {www.akurasi.id}

fokus berita : #Mahyunadi


Kategori Berita Golkar Lainnya