17 Maret 2020

Berita Golkar - Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali yang kini dinahkodai I Nyoman Sugawa Korry tak melupakan mantan Ketua DPD Partai Golkar dua periode, I Ketut Sudikerta, yang sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan.

Pada Selasa (17/3), Sugawa Korry bersama sejumlah Pengurus mengunjungi Sudikerta di Lapas Kerobokan. Sudikerta divonis bersalah atas kasus penipuan dengan hukuman 12 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar. Ia mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bali, dan hukumannya dipangkas enam tahun.

“Kami mengunjungi pak Sudikerta di Lapas Kerobokan. Kondisi beliau sehat. Beliau menyambut kami dengan antusias, gembira,” kata Ketua DPD golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry usai mengunjungi Sudikerta.

Baca Juga: Sugawa Korry Tak Sepakat Wacana Lockdown Antisipasi Wabah Corona

Ikut mendampingi Sugawa Korry dalam kunjungan itu adalah Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana, Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Lembaga Politik DAP Sri Wigunawati, Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bali I Wayan Rawan Atmaja.

Wakil Bendahara Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup yang juga Plt.Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung Wayan Suyasa, dan Penasehat Hukum Sudikerta yang juga kader senior Golkar I Wayan Warsa T Buana.

Sugawa Korry mengatakan, kunjungan tersebut untuk memberikan dukungan moril kepada Sudikerta dalam menjalani proses hukumnya. Sudikerta kata dia, adalah sahabat yang sedang mengalami kesusahan, yang perlu diberi dukungan moril. Namun ia menegaskan, Golkar sama sekali tidak mengintervensi proses hukumnya.

Baca Juga: Atasi Wabah Corona, Idah Syahidah Minta Tim Gugus Tugas COVID-19 Segera Bekerja

 

“Tentu sebagai teman kami memberikan doa, semangat kepada beliau agar tetap tegar. Dan kami tetap pada garis prinsip kita tidak dalam posisi mencampuri proses hukum yang sedang dihadapi apalagi mengintervensi. Kami menghormati itu sebagai suatu proses hukum yang memang wajib beliau hadapi,” kata Sugawa Korrry.

Sementara itu, rekonsiliasi yang kini terjadi di Partai Golkar mendapat apresiasi dari Sudikerta. “Beliau menyambut baik rekonsiliasi yang dilakukan secara menyeluruh, menyasar kepada seluruh jajaran kader.

Beliau juga berharap kondisi kebersamaan ini terus dijaga. Beliau juga mohon maaf belum bisa bersama karena masih konsentrasi menghadapi masalah hukum yang sedang dihadapinya,”ungkap Sugawa Korry.

Baca Juga: Musa Ahmad Sosialisasi Perda Kemandirian Pangan di Kampung Pajar Mataram

Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana menambahkan, Sudikerta menyambut baik terpilihnya Sugawa Korry sebagai Ketua DPD Golkar Bali pada Musda yang digelar alkhir Februari lalu. “Beliau sangat aprecciate kepada pak Sugawa sebagai Ketua Golkar Bali. Beliau berikan Apresiasi yang tinggi,” kata Dauh.

Walaupun mendekam di Lapas, Sudikerta kata dia, siap mendukung kepemimpinan Sugawa Korry. Sudikerta disebutnya akan mengarahkan pendukungnya untuk kembali ke Golkar. “Bagaimanapun beliau mantan Ketua, masih banyak memiliki teman, sahabat, loyalis."

"Mereka akan diyakinkan agar tetap kembali kepada Golkar untuk membesarkan partai Golkar. Beliau juga minta agar kebersamaan tetap dijaga untuk kebesaran partai Golkar. Itulah inti pesan beliau,” ujarnya.

Baca Juga: Hindari Wabah Corona, Puteri Komarudin Hentikan Sementara Kegiatan di Dapil

Sugawa Korry membenarkan Dauh. Ia mengatakan, Sudikerta akan mengarahkan pendukungnya kembali ke Golkar. “Beliau sudah menyampaikan bahwa dengan rekonsiliasi yang telah mampu dilakukan secara menyeluruh dengan cara komprehensif melibatkan semua pihak dan semua sudah merasa terwakili."

"Beliau tidak ragu-ragu lagi sekecil apapun posisi beliau, beliau juga punya jaringan, pesemetonan persaudaraan, istilahnya pendukung gitulah yang akan dikoordinasikan untuk berada dalam satu barisan di partai Golkar ini,” katanya.

Kendati mendapat dukungan dari Sudikerta, Sugawa Korry memastikan tak menyediakan kursi untuknya di kepengusan DPD maupun Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bali.

Baca Juga: Jelang Musda Golkar NTB, DPP Ingin Ahyar Abduh Delapan DPD II Ngotot Suhaili FT

“Karena status beliau masih proses hukum, jadi kita tidak masukkan karena proses hukum sedang berjalan dan itu belum inkratch. Beliau juga masih ada di dalam (Lapas), kan itu persoalannya. Beliau juga sangat memahami itu dan siap untuk memberikan motivasi kepada kami, kepada kita semua,” kata Sugawa Korry.

Usai mengunjungi Sudikerta, rombongan Sugawa Korry juga mengunjungi tokoh senior Golkar I Gusti Made Perasu dan Wayan Subawa, di rumah Perasu. Selain bertujuan untuk membesuk Perasu, kedatangan Sugawa Korry Cs ini juga untuk meminta kesedian Perasu dan Subawa untuk menjadi anggota dewan Pertimbangan Golkar Bali. Kedua tokoh ini menerima “lamaran” Sugawa Korry.

“Setelah dari Lapas kami menemui pak Perasu dan Pak Subawa di rumah pak Perasu. Beliau baru pulang dari Rumah Skit dan kami tidak sempat membesuk di Rumah Sakit. Sekaligus memohon kepada beliau berdua itu untuk berkenan menjadi Dewan Pertimbangan, dan beliau berdua sangat siap untuk itu,” pungkas Sugawa Korry. {indonesiainside.id}

fokus berita : #Sugawa Korry #Sudikerta


Kategori Berita Golkar Lainnya