19 Maret 2020

Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok, Dito Ganinduto Pastikan Itu Hanya Panik Sesaat

Berita Golkar - Rupiah melemah diangka Rp 16 ribu per dolar Amerika Serikat, indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok, serta ekspor dan impor mengalami penurunan akibat adanya wabah virus corona atau Covid-19.

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto menyampaikan melemahnya nilai tukar mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia. kondisi yang sama juga terjadi di sejumlah negara terdampak wabah Covid-19.

“Penyebabnya kan dari akibat corona, dan itu dari luar juga, bukan dari dalam. Semua sektor mengalami penurunan, kegiatan produksi turun, impor dari China juga turun mengakibatkan situasi seperti sekarang ini,” ucap Dito kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/3).

Baca Juga: Christina Aryani Ajak Masyarakat Patuhi Imbauan Jokowi Terkait Social Distancing

 

Dito menyebutkan, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan intensif fiskal untuk sejumlah sektor perekonomian. Diantaranya, langkah fiskal dari sektor perpajakan, UKM, bea cukai dan lain sebagainya.

Politisi Partai Golkar ini berharap, badai corona ini segera berakhir dan perekonomian Indonesia juga akan kembali stabil. “Mudah-mudahan ini akan naik kembali, ini hanya kepanikan sejenak, kita mengharapkan ini tidak akan berlangsung lama,” pungkasnya. {politik.rmol.id}

fokus berita : #Dito Ganinduto