28 Maret 2020

Berita Golkar - Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar NTB yang sedianya akan digelar Sabtu, 28 Maret 2020, kembali ditunda setelah sebelumnya ditunda sebanyak tiga kali. Berbeda dari penundaan sebelumnya yang diberikan kejelasan waktu, untuk penundaan kali ini dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Musda DPD I Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 27 Maret 2020 via pesan singkat WhatsApp. Dia membenarkan bahwa Musda Golkar NTB yang semula akan akan dilaksanakan hari ini kembali ditunda.

Baca Juga: Wenny Haryanto Desak Polisi Kerja Keras Tangkap Para Penimbun Masker, Hand Sanitizer dan APD

“Musda kembali ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan,” ucap Isvie menginformasikan. Menurutnya keputusan penundaan Musda tersebut menjadi kewenangan dari pihak DPP Golkar dan pihaknya di daerah siap melaksanakan apapun yang menjadi keputusan DPP.

Dijelaskan Isvie yang juga Sekretaris DPD I Golkar NTB yang saat ini diutus partainya duduk sebagai Ketua DPRD Provinsi NTB itu, bahwa penundaan Musda Golkar NTB untuk kali ini tidak dilakukan karena alasan dinamika politik dalam tubuh partai tersebut menyangkut perebutan posisi Ketua DPD I Golkar NTB.

Akan tetapi penundaan itu terjadi lantaran murni dengan pertimbangan untuk menghindari penyebaran virus corona. Partainya ikut mematuhi instruksi dari pemerintah untuk meniadakan kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa banyak. Karena Musda berpotensi mengumpulkan banyak massa, maka dari itulah ditunda. “Karena kita hindari Corona ini,” ucapnya singkat.

Baca Juga: Bamsoet Desak Kementerian BUMN Lunasi Uang Nasabah Jiwasraya

Ketika ditanya lebih lanjut, terkait penunda Musda Golkar NTB, itu disebabkan alasan antisipasi penyebaran virus corona. Lantas apakah terkait dengan pemilihan Ketua DPD I Golkar NTB sudah mencapai titik temu kesepakatan untuk menempuh jalan aklamasi seperti yang diharapkan oleh DPP?. Isvie enggan memberikan jawaban terkait hal itu.

Diketahui penundaan Musda Golkar NTB sampai terjadi tiga kali, lantaran belum tercapainya kesepakatan di tingkat pemilik suara dalam pemilihan Ketua DPD I Golkar NTB itu, untuk ditempuh secara aklamasi seperti yang menjadi harapan dari DPP Golkar sendiri.

Delapan Ketua DPD II Golkar kompak untuk memilih kembali Bupati Lombok Tengah, Suhali FT sebagai Ketua DPD I Golkar NTB untuk yang kedua kalinya. Sementara itu, DPP sendiri berkeinginan berbeda, yakni menghendaki Walikota Mataram, Ahyar Abduh diaklamasikan sebagai Ketua DPD I Golkar NTB. {www.suarantb.com}

fokus berita : #Baiq Isvie Rupaeda


Kategori Berita Golkar Lainnya