29 Maret 2020

Berita Golkar - Ketua DPD II Partai Golkar Jakarta Utara Olsu Babay S.Kom, mengajak pimpinan DPP, DPD I, dan DPD II Partai Beringin seluruh Indonesia untuk mendorong Pemerintah Pusat/Tim Gugus Tugas Covid-19 segera merealisasi pengadaan alat test laboratorium.

Alat kesehatan untuk rapid tets yang akurat untuk Corona Virus Desiase (Covid-19) atau polymerase chain reaction/ PCR, semisalnya yang lebih akurat di 34 provinsi dengan segera.

Kemudian untuk operasionalnya bisa melibatkan RS negeri dan swasta, serta lab-lab yang dimiliki oleh pemerintah daerah dan swasta dengan seluruh pembiyaan pemeriksaan lab ini ditanggung Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Lawan COVID-19, Golkar Bagikan Ribuan APD, Masker, Hand Sanitizer Ke RS dan Masyarakat

"Tujuan jangka pendeknya semua sample cukup diperiksa di provinsi, namun kewenangan mengumumkan hasil tetap Pemerintah Pusat atau Gugus Tugas Covid- 19 yang telah dibentuk," kata Olsu Babay dalam surat electroniknya yang dikirim kepada wartawan Suarakarya.Id, Minggu (29/3/2020).

Surat yang diharapkan sebagai pesan internal itu telah dikirim kepada jajaran pimpinan DPP dan sejumlah ketua DPD I dan DPD II Partai Golkar untuk menyikapi update Covid-19 yang korban terus bertambah, Sabtu (28/3/2020).

Lebih lanjut Olsu mengharapkan, Partai Golkar segera membuat kajian serius tentang alat rapid test saat ini. Karena ada kekhawatiran, di antara kalangan masyarakat bahwa alat rapid test saat ini berpotensi salah diagnosa.

Baca Juga: Melki Laka Lena Keluarkan Instruksi Bagi Kader Golkar NTT Terkait Pencegahan COVID-19

Contoh yang positif bisa diagnosa negatif dan negatif bisa diagnisa positif. Olsu mengusulkan kepada Pemerintah Pusat/Gugus Tugas Covid- 19 Untuk membuka data positif corona ke publik, dalam hal ini membantu pemerintah melakukan tracking kinerja pasien dan juga membantu masyarakat menginisiasi melaporkan diri jika pernah kontek dengan pasien positif Corona.

Seluruh rakyat harus bersatu, dan bersama sama pemerintah untuk melewati wabah ini, terus bergandeng tangan dan mendoakan kebaikan kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, karena kalau bertanya kesiapan tak satupun pemerintah di dunia saat ini yang siap menghadapi Corona.

"Bahkan negara-negara super power juga tak kuasa menghadapi wabah Covid- 19," ucapnya. Olsu Babay mengajak kepada seluruh element masyarakat untuk memberikan apresiasi dan support atas segala kerja Pemerintah Pusat atau Gugus Tugas Covid- 19.

Baca Juga: 50 Kader AMPG Siap Semprotkan 20 Ribu Liter Disinfektan di Seluruh Kabupaten Cianjur

"Bukan saatnya saling menyalahkan atau merongrong akan adanya musibah ini. Namun sebagai moment rakyat bersatu bersama pemerintah," tuturnya.

Kepada para pengusaha kelas kakap/ bluechip/ konglomerat/ miliarder/ triliuner saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengeluarkan bantuan kepada bangsa dan rakyat Indonesia,. "Setelah bertahun-tahun kalian mendapat keuntungan dari rakyat dan sumber daya alam negeri ini, kini saatnya kalian membantu kebutuhan pangan dan kesehatan kepada Ibu Pertiwi," ucapnya.

Rakyat Indonesia sangat mendukung ide/ gagasan/ masukan / perintah Pak Presiden Joko Widodo tentang kelonggaran cicilan kredit kendaraan, dan kredit UMKM dibawah 10 miliar. Ini adalah keputusan fantastik yang sangat merakyat.

Baca Juga: Tak Ingin Konstituennya Terpapar Corona, Judistira Hermawan Semprotkan Disinfektan di Jatinegara

Serta keputusan yang lahir dari jiwa seorang pemimpin yang sangat mengetahui dilema rakyatnya saat ini. Maka saat semua element bersatu padu untuk merealisasikan stimulus ekonomi yang saya namakan "Stimulus Wong Cilik".

Partai Golkar sebagai garda terdepan sebagai tameng dan pendukung pemerintah bersama partai pendukung lainnya segera membuat tim kajian penanggulangan dan penyelamatan untuk masalah medis dan kesehatan tentang Covid -19 agar diserahkan secara resmi kepada pemerintah. Untuk menjadi acuan bahan berpikir Tim Gugus Tugas Covid 19.

Meminta kesedian seluruh wakil rakyat DPR RI, DPD RI, DPRD prov/kab /kota di seluruh Indonesia, saatnya kalian berpihak pada rakyat. "Rakyat sedang membutuhkan kalian dengan ini kami meminta kesedian pemotongan 50 persen tunjangan dan gaji seluruh wakil rakyat di Indonesia," katanya. {m.suarakarya.id}

fokus berita : #Olsu Babay


Kategori Berita Golkar Lainnya