31 Maret 2020

Berita Golkar - Dalam penanganan Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan penerapan Pembatasan sosial berskala besar. Presiden meminta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, disiplin, dan lebih efektif lagi.

Menanpi hal tersebut Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena mengatakan kebijakan ini harus dibarengi semangat gotong royong dari semua pihak. Tanpa adanya kebersamaan maka kebijakan yang digulirkan presiden dalam memerangi pandemi virs Corona tidak akan berjalan dengan baik.

“Pembatasan sosial berskala besar ini adalah syarat utamanya, harus ada kesadaran dari semua pihak untuk berbagi beban tanggung jawab, gotong royong semua pihak."

Baca Juga: Distribusikan Bansos ke Warga Terdampak Corona, Melki Laka Lena Usulkan Relawan RT/RW

"Tentu pemerintah di depan, mengajak swasta dengan berbagai kategori masyarakat, tingkat RT/RW, untuk saling berbagi beban tanggung jawab. Yang kedua, dibutuhkan ketaatan dan kedisiplinan dari seluruh pihak ini,” kata Melki, Senin (30/3/2020) malam.

Untuk itu menurut Melki, pembatasan sosial skala besar ini juga harus disertai penegakan hukum yang terukur. Ini dilakukan agar kebijakan tersebut berjalan efektif.

“Harus ada penegakan hukum yang terukur. Jadi, tanpa penegakan hukum itu, pembatasan sosial skala besar relatif susah dijalankan secara efektif. Maksudnya penegakan hukum itu begini, kan sudah ada pembatasan mana yang untuk bisa berkegiatan, mana ini."

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Usulkan Kepala Daerah Realokasi Anggaran Pilkada Untuk Tangani Corona

"Misalnya tenaga medis, kemudian supporting untuk kebutuhan kita sehari-hari, misalnya untuk urusan sembako, urusan transportasi logistik, kemudian urusan listrik, telekomunikasi, itu mesti berjalan. Mungkin bagi mereka ini tentu harus ada ruang untuk bergerak,” papar politisi dari partai Golkar ini.

Melki juga mengaku dirinya tak ingin berdebat mengenai istilah karantina wilayah atau pembatasan sosial skala besar. Menurutnya apapun kebijakan yang diambil pemerintah yang terpenting harus berfokus pada upaya penyelamatan.

“Intinya memastikan untuk urusan penyelamatan manusia ini berjalan, yaitu, pertama, pencegahan penyebaran COVID-19 ini berjalan. Selama ini skala besar sudah berjalan, sekolah diliburkan, kantor-kantor diliburkan, keagamaan di rumah juga, pertemuan-pertemuan lain dibatasi atau ditiadakan, kan sudah berjalan,” pungkas Melki. {www.redaksi24.com}

fokus berita : #Melki Laka Lena


Kategori Berita Golkar Lainnya