31 Maret 2020

Berita Golkar - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menilai pelibatan TNI menangani virus korona (covid-19) tak memerlukan Keputusan Presiden (Keppres).Peran TNI membantu Polri dalam menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sudah diatur Pasal 7 Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tugas Pokok TNI.

"Enggak usah (Keppres), sudah ada aturannya dalam hal Polri dapat meminta bantuan TNI,"kata Azis kepadaMedcom.id, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020.

Azis mendukung wacana pelibatan TNI dalam penanganan covid-19. Ia menilai TNI dan Polri bisa bersinergi menekan angka penyebaran virus berbahaya itu. "Saya menyambut baik pelibatan TNI," ucap politikus Partai Golkar itu.

Baca Juga: Bantu Warga Hadapi Corona, Nurul Arifin Ajak Seluruh Anggota DPR Sumbangkan Setengah Gajinya

Suara agar TNI dilibatkan menangani korona mengemuka. Namun, pelibatan TNI disarankan melalui Keppres. Pemerintah tengah membahas kemungkinan terbitnya Keppres tentang pelibatan TNI.

Pasien positif covid-19 di Indonesia terus meningkat. Sebanyak 1.414 orang dinyatakan positif terjangkit virus korona dan 122 orang meninggal per Senin, 30 Maret 2020 pukul 12.00 WIB.

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan darurat sipil nasional di tengah banyak desakan agar melakukan karantina wilayah. Presiden Joko Widodo menilai konsep darurat sipil nasional lebih diperlukan untuk mendisiplinkan jaga jarak fisik (physical distancing) pada warga.

"Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi sehingga tadi juga sudah saya sampaikan perlu didampingi kebijakan darurat sipil," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 30 Maret 2020. {www.medcom.id}

fokus berita : #Azis Syamsuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya