04 April 2020

Berita Golkar - Dalam rangka membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tim relawan Kang Deding Ishak (KDI) bergerak melakukan disinfektasi di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung.  "Rencananya sampai 31 kecamatan, dan sampai hari ini sudah beberapa desa daerah di dua kecamatan," ungkap Eri Agustian dari Tim KDI, Jumat (3/4/2020). 

Eri mengungkapkan pihaknya melakukan kegiatan tersebut untuk mengurangi penyebaran virus. "Seperti yang kita tahu virus corona itu bisa mati dengan disinfektan. Mudah-mudahan dengan upaya ini masyarakat bisa lebih nyaman tinggal di rumahnya masing-masing," kata dia. 

Baca Juga: Sylvie Gustiana Derin Serahkan Masker Hingga Susu Kotak Untuk RSUD Sekarwangi Sukabumi

Menurutnya  Tim Relawan KDI setiap hari bergerak rata-rata sebanyak 11 orang." Sampai hari ini kita sudah melaksanakan penyemprotan disinfektan di Desa Cileunyi Wetan, Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, kemudian Kecamatan Majalaya sesuai permintaan warga di sana," sebut Eri. 

Bagi warga yang membutuhkan disinfektasi dari Tim Relawan KDI, kata Eri, tinggal mengajukan ke Posko KDI di Ponpes Al Jawami Cileunyi. "Silakan kalau ada yang minta dilakukan disinfektasi di daerahnya. Namun harus menunggu karena kita mendahulukan permintaan yang duluan masuk, dan melihat kondisi cuaca," ucapnya. 

Menurut Kang Deding Ishak (KDI), kegiatan ini hanya salah satu bagian dari kegiatan yang terus dilakukan ia bersama  timnya. "Memang pergerakannya sekarang ini agak susah dengan adanya social distancing," ujar bakal calon Bupati Bandung ini.

Baca Juga: Zainuddin Purba Minta Gubsu Edy Rahmayadi Jamin Ketersediaan Sembako Bagi Masyarakat

Oleh karena itu, pihaknya dalam melakukan sosialisasi disesuaikan dengan rambu aturan yang ada. "Misalnya, karena warga tahu saya dari lingkungan pesantren, tidak sedikit yang minta doa tolak bala. Maka saya buatkan doa tolak bala. Alhamdulillah, banyak yang ditempel di rumah-rumahnya, sekalian untuk memudahkan mereka menghapal doa tolak bala tersebut, " ungkapnya.

Deding merasa bersyukur jejaring pendukungnya banyak yang bergerak, baik itu dari alumni pesantren, alumni STAI Al Jawami, Alumni UIN SGD Bandung dan terutama para pendukung loyalnya pada Pilkada Kabupaten Bandung 2015 lalu yang berjulukan 'Sorban Hejo'. 

"Alhamdulillah, karena niat saya ikhlas untuk melanjutkan keberhasilan yang sudah dicapai Bupati Bandung sekarang, dan memperbaiki serta meningkatkan program yang dirasa makin kurang, dukungan terus mengalir," imbuhnya.

Baca Juga: Steven Hamdani Desak PAM Tirta Mangkaluku Gratiskan Air Untuk Warga Miskin Kota Palopo

Deding menunjuk contoh ada yang men-declare 'Sahabat KDI', 'Baraya KDI', 'Sahabat-Dulur KDI', bahkan kemarin ada Grup Seni Budaya Paku Banten. 

"Kalau melihat hasil 2015 dulu, potensi dukungan sekarang kelihatannya bakal lebih besar," kata dia. Keberadaan posko-posko tersebut, menurutnya untuk memudahkan penyebaran alat peraga kampanye.

"Karena sebelumnya kita dapat masukan dari beberapa tokoh di Pacet, Kertasari, dan Rancabali yang belum mendapat kalender saya. Maka, nanti distribusi melalui posko-posko ini," kata Deding Ishak. {www.timesindonesia.co.id}

fokus berita : #Deding Ishak #Eri Agustian


Kategori Berita Golkar Lainnya