10 April 2020

Berita Golkar - Fraksi Golkar di DPRD Jawa Timur menyisihkan gaji mereka selama 2 bulan untuk membantu masyarakat terdampak covid-19 (corona). Setelah nantinya terkumpul, anggaran itu akan digunakan untuk menyiapkan lima ribu paket sembako di masing-masing dapil.

Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak mengatakan, langkah tersebut sebagai realisasi instruksi ketua Golkar Jatim, Sarmuji dalam penanganan Corona. Hal ini merupakan langkah lanjutan di samping larangan kunjungan kerja untuk fraksi golkar agar fokus membantu masyarakat terdampak covid-19.

Baca Juga: Blusukan ke 10 Desa di Karanganyar, AMPG Bagikan Ribuan Masker dan Hand Sanitizer

”Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim yang berjumlah 13 orang bersepakat untuk menyisihkan gajinya selama dua bulan. Ini untuk membantu masyarakat dalam baksos yang digelar di masing-masing dapil,” kata Sahat Tua Simanjuntak saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (10/4/2020).

Sahat berharap, pembagian sembako dari FPG DPRD Jatim ini dapat meringankan perekonomian masyarakat yang saat ini lesu akibat pandemik Covid-19.

”Selain itu, juga hal ini menjadi komitmen Golkar untuk selalu hadir di tengah masyarakat untuk dalam membantu yang membutuhkan,utamanya bagi yag terdampak Covid-19,” tandas Sekretaris DPD Golkar Jatim yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Sebelumnya, Surat edaran dengan nomor surat No.02/B.1>DPD-I/PG/IV/2020 telah dikeluarkan oleh Golkar Jatim yang isinya melarang anggota FPG DPRD Jatim melakukan kunjungan kerja (kunker) selama pandemic Covid-19. Surat edaran tersebut langsung ditanda tangani oleh Ketua Golkar Jatim Mohammad Sarmuji.

Baca Juga: 245 Legislator Golkar Asal Jateng-DIY Sumbang Dua Bulan Gaji Untuk Tangani COVID-19

Selain Fraksi Golkar, langkah pemotongan gaji juga dilakukan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Jatim. Empat Anggota Fraksi PKS (Dwi Hari Cahyono, Riyadh Rosyadi, Artono, dan Lilik Hendarwati sepakat memotong gajinya pada masa darurat wabah covid-19 (Corona).

Lilik Hendarwati mewakili ketiga rekannya menyampaikan bahwa pemotongan gaji ini didorong kenyataan di lapangan yang mereka temui saat reses. "Kami ke Rumah Sakit, APD (Alat Pelindung Diri) langka. Kami ke masyarakat, banyak permintaan penyemprotan desinfektan, hand sanitizer, masker," kata Lilik ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (31/3/2020).

Lilik menambahkan, para anggota dewan dari PKS sudah turun sejak lama untuk memberikan bantuan. "Ini semacam komitmen tambahan agar kami bisa lebih optimal membantu," ujar Anggota Dewan dari Dapil I Jatim ini. {surabaya.tribunnews.com}

fokus berita : #Sahat Tua Simanjuntak


Kategori Berita Golkar Lainnya