12 April 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono, meminta anggota TNI dan anggota Polri menghilangkan ego sektoral agar penegakan hukum dan pengamanan di Tanah Air bisa berjalan dengan baik. Ini menyusul insiden pertikaian anggota TNI-Polri di Papua yang mengakibatkan dua anggota polisi meninggal dunia.

“Nah di masa-masa sulit dan penuh dengan cobaan seperti sekarang ini, seharusnya ego sektoral harus bisa disingkirkan,” kata Dave, Ahad (12/4).

Politikus Partai Golkar itu menegaskan, musuh itu bukan antarsesama anak bangsa, sehingga insiden seperti itu sangat disayangkan. Semua elemen masyarakat memiliki bendera yang sama, bendera Merah Putih, sehingga ego sektoral harus bisa dihilangkan demi persatuan NKRI.

Baca Juga: Saat Dyah Roro Esti Bicara Energi Baru Terbarukan di Sidang Virtual PBB

“Ya pastinya, musuh itu bukan antarsesama. Kita semua anak bangsa, terlepas dari seragam yang kita kenakan atau, agama, dan suku bangsa, dan sekarang ini kita sedang diuji persatuan dan kesatuan kita. Sedang dilihat seberapa patuh kita pada aturan yang di tetapkan. Sebrapa disiplinnya dalam menjaga kesehatan kita,” ucap Dave.

Dia lalu meminta petinggi TNI-Polri segera mengomunikasikan bentrok tersebut dan menyelesaikannya dengan baik. Hal ini untuk menjaga hubungan dua institusi negara itu tetap baik dan solid ke depan.

“Hentikan semua konflik-konflik yang tak ada guna. Selesaikan semua keributan dan damaikan segala keributan yang merusak hati kita,” kata dia.

Baca Juga: Kiai Milenial Gus Hans Minta Hukum Mati Koruptor Dana Bansos Corona

Menurut dia, bentrok yang terjadi antara anggota TNI dan Polri di Jayapura itu tidak etis dan merupakan contoh tidak baik bagi masyarakat. Aparat keamanan wajib saling mendukung dalam melaksanakan tugas.

“Ya pastinya ada yang tidak sesuai dengan hubungan di antara anggota, apakah ada keirian atau permasalahan yang mendasar, yang jelas ini harus diselesaikan, hanya akan memperburuk bila tidak. Gesekan itu sudah ada sejak dulu, akan tetapi selalu coba didamaikan di tingkat pimpinan,” ucap dia.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dua anggota Polri meninggal dalam pertikaian dengan anggota TNI di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra). Insiden itu terjadi pada Ahad dini hari itu berawal dari kesalahpahaman sebenarnya sudah diselesaikan pada Sabtu (11/4) malam pukul 23.00 WIT.

Baca Juga: Salim Fakhry Apresiasi Tim Medis dan TNI-Polri Cegah COVID-19 di Aceh Tenggara

“Dari laporan yang diterima terungkap bahwa anggota yang meninggal itu bersama empat rekannya pada Minggu dini hari tadi menyeberang ke Kasonaweja dan berupaya menyerang,” kata Paulus. {indonesiainside.id}

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya