13 April 2020

Bamsoet Khawatir Ketegangan TNI-Polri Di Papua Dimanfaatkan KKB Teror Masyarakat

Berita Golkar - Bentrokan yang melibatkan anggota TNI dengan Polri, di Papua, pada Sabtu (11/4) kemarin, terus disesalkan oleh banyak pihak. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, misalnya. Ia mengaku sangat menyesalkan pertikaian kedua institusi keamanan tersebut.

“Atas dalih apapun, aparat yang seharusnya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak dibenarkan larut dalam pertikaian. Bagaimana kedamaian di masyarakat bisa terwujud jika antar aparatnya saja masih bisa terprovokasi,” kata politikus yang akrab disapa Bamsoet ini, Senin (13/4).

“Saya meminta semua pihak untuk bisa bersama menjaga stabilitas dan keamanan di tanah Papua,” tambahnya.

Baca Juga: Nilai Bentrok TNI-Polri di Mamberamo Raya Tak Etis, Dave Laksono Minta Hilangkan Ego Sektoral

Didamping itu, mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengapresiasi langkah cepat Kapolda Papua bersama Pangdam VII Cenderawasih yang sudah melarang para anggota dan keluarga tidak keluar Mako untuk sementara waktu, sehingga bisa mengurangi terjadinya potensi konflik susulan.

“Kejadian tersebut harus segera diselesaikan, sehingga para personil TNI dan Polri bisa kembali fokus kepada tugasnya masing-masing dalam menjaga suasana kondusifitas perdamaian di Papua,” ujarnya.

“Jangan sampai ketegangan antara aparat keamanan, dimanfaatkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, untuk menciptakan ketakutan di masyarakat,” harap politikus Golkar itu.

Baca juga: Menko Airlangga Gaet GoPay Cs Jadi Mitra Pembayaran Program Kartu Pra Kerja

Ia pun mengingatkan para personil TNI dan Polri harus menjadi teladan masyarakat. Jangan sampai, kata dia, masalah sepele dibiarkan karena kesalahpahaman, justru akan membuat masyarakat ketakutan.

“Sebagai insan yang dibekali senjata, sangat penting bagi para personel TNI dan Polri untuk senantiasa menguasai pengendalian diri agar jangan mudah terprovokasi. Jika ada masalah, selesaikan secara baik-baik dengan mengedepankan dialog kekeluargaan,” pungkas Bamsoet. {monitor.co.id}

fokus berita : #Bambang Soesatyo