13 April 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menyesalkan terjadinya bentrokan oknum Prajurit TNI dan Anggota Polri di Papau beberapa waktu lalu yang menewaskan tiga anggota Polri. Seharusnya, menurut Bobby, insiden tersebut tidak terjadi disaat semua elemen bangsa sedang bersatu melawan mewabahnya Covid-19.

“Saya sangat menyesalkan sampai terjadi hal tersebut di saat seperti ini,” kata Bobby dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/4).

Politisi Partai Golkar ini meminta kepada TNI-Polri untuk segera berkomunikasi menenangkan seluruh anggotanya untuk menahan diri demi menjaga suasana tetap aman dan kondusif. Oknum anggota TNI-Polri yang dianggap bersalah dalam insiden tersebut harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Juga: Bupati Tetty Paruntu Minta Rumah Makan, Kafe dan Kedai di Minsel Hanya Layani Take Away

“Saya minta pimpinan TNI dan POLRI segera menenangkan anggota nya, melakukan komunikasi damai dan yang bersalah diproses sangsi hukumnya,” tuturnya.

Bobby menambahkan, menenangkan suasana agar tetap kondusif sangat penting demi menjaga suasana batin Garda depan penjaga kadaulatan NKRI tetap tenang.

“Ini sangat penting untuk segera dilakukan agar suasana kebathinan situasi garda depan penjaga kedaulatan RI disana segera pulih, dan bersinergi kembali menjaga keutuhan bangsa,” tandasnya.

Baca Juga: Apresiasi Kartu Pra Kerja, Yahya Zaini Sebut Tepat Untuk Bantu Rakyat Kecil Terdampak COVID-19

Sekedar informasi, pada Minggu (12/4) sekitar pukul 07.40 WIT, telah terjadi kesalahpahaman hingga berujung pada Bentrokan antara Prajurit TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan Anggota Polres Mamberamo Raya.

Akibat Bentrokan tersebut, tiga anggota Polres Mamberamo Raya meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka. Hingga saat ini, aparat gabungan telah diterjunkan untuk menginvestigasi kejadian tersebut. {merahputih.com}

fokus berita : #Bobby Rizaldi


Kategori Berita Golkar Lainnya