13 April 2020

Berita Golkar - Pendaftaran program Kartu Prakerja resmi dibuka melalui situs resminya pada Sabtu (11/4/2020) dan disambut antusias masyarakat. Program Kartu Prakerja menjadi salah satu solusi menghadapi tantangan perekonomian, terutama saat dunia dilanda pandemi virus corona.

Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957 DKI Jakarta, Syafi Djohan mengapresiasi langkah tepat Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, yang secara resmi membuka pendaftaran program Kartu Prakerja.

Menurut Syafi, program Kartu Prakerja sangat dinanti kehadirannya oleh masyarakat. "Program Kartu Prakerja akan memberi dampak baik untuk membentuk kompetensi kerja. Ada pelatihan keterampilan, upskilling dan reskilling. Manfaat ini menjadi bekal untuk membangun SDM unggul," kata Syafi dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (12/4/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan Peserta Kartu Prakerja Dapat Insentif Rp.3,55 Juta Per Orang

Selain pelatihan, adanya insentif dalam program tersebut dinilai akan mengurai masalah perekonomian akibat pandemi virus corona. Sebagaimana diketahui, akibat pandemi itu, sejumlah perusahaan terpaksa merumahkan tenaga kerjanya.

"Saya pikir ini adalah kebijakan tepat yang dilakukan Pak Airlangga dan jajarannya, yaitu menyediakan fasilitas pelatihan dan pembayaran insentif kepada peserta, bekerja sama dengan sektor swasta antara lain Tokopedia, Bukalapak, Ruangguru, dan lain-lain," kata Syafi.

Pendaftaran dapat diakses melalui situs www.prakerja.co.id. Gelombang pertama perekrutan berlangsung pada 11-16 April 2020 sampai pada pukul 16.00 WIB. Untuk gelombang pertama, jumlah peserta yang direkrut sebanyak 164 ribu orang.

Baca Juga: Apresiasi Kartu Pra Kerja, Yahya Zaini Sebut Tepat Untuk Bantu Rakyat Kecil Terdampak COVID-19

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan semula program Kartu Prakerja ditujukan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan, namun kini juga menjadi instrumen untuk jaring pengaman sosial.

"Mereka yang bisa memanfaatkan Kartu Prakerja ini adalah WNI (berusia) 18 tahun ke atas yang sedang tidak sekolah atau kuliah atau yang sedang belum mendapat kerja bisa melakukan pendaftaran."

"Kami juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan dan pelaku usaha mikro maupun kecil, UMKM, yang tutup usaha karena dampak pandemi Covid-19," kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (11/4/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Gaet GoPay Cs Jadi Mitra Pembayaran Program Kartu Pra Kerja

Antusiasme masyarakat terhadap program ini begitu tinggi. Menurut Airlangga, jumlah pengunjung website Kartu Prakerja sudah mencapai 1,3 juta dalam pekan ini. Selama masa pandemi, pelatihan dilakukan secara online.

Sejumlah platform digital akan memfasilitasi pelaksanaan program. Setelah situasi normal, pelatihan akan dilanjutkan dengan tatap muka. Setiap penerima Kartu Prakerja akan mendapatkan paket manfaat senilai Rp3.550.000.

Dana tersebut terbagi atas biaya pelatihan sebesar Rp1.000.000, kemudian insentif sebesar Rp2.400.000 yang akan diberikan secara bertahap selama 4 bulan dan insentif Rp150.000 setelah menyelesaikan pelatihan dan mengisi survey evaluasi. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Syafi Djohan


Kategori Berita Golkar Lainnya