15 April 2020

Berita Golkar - Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid menilai perlu adanya pendekatan khusus dari pemerintah agar momen suci bulan Ramadan tidak menjadi pemicu kerawanan akibat penyebaran Covid-19.

Tak bisa dipungkiri angka kemiskinan semakin meningkat akibat maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja dirumahkan tanpa gaji hingga usaha kecil menengah terpaksa gulung tikar karena sepi pembeli.

Kondisi ekonomi yang terjepit ini menjadi kekhawatiran Partai Golkar menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

Baca Juga: Mozaik Pemikiran Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie

Untuk mencegah hal tersebut, salah satu yang akan diprogramkan DPD Golkar Sulsel adalah Gerakan Zakat Infaq dan Sadaqah (ZIS). Pihaknya akan segera merumuskan konsep dan langkah-langkah gerakan ZIS ini.

“Output ZIS diorientasikan untuk meringankan beban pihak-pihak yang terdampak covid-19. Sepeti warga miskin dan kalangan bawah lainnya,” papar NH dalam rapat virtual bersama pengurus Golkar Sulsel, Senin (13/4/2020).

Nantinya Tim ZIS ini akan mengumpulkan materi dari kader, fungsionaris dan pengurus Golkar se Sulsel. Materi ZIS yang terkumpul ini akan disalurkan kepada masyarakat miskin dan yang terdampak Covid-19. Penyalurannya dilaksanakan pada bulan Ramadan.

Baca Juga: Nurul Arifin Siap Lebaran Tanpa Terima THR Tahun Ini

Nurdin Halid juga menginstruksikan kepada DPD kabupaten/kota untuk melanjutkan kegiatan Golkar Peduli Covid-19 dengan berfokus kepada penyaluran bantuan APD untuk rumah sakit rujukan Covid-19, petugas medis dan penyaluran bantuan lainnya untuk masyarakat luas.

“Saya minta seluruh komponen Golkar di kabupaten/kota di Sulsel melanjutkan kegiatan Golkar Peduli Covid-19. Prioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat, tenaga medis dan rumah sakit,” tambah NH. “Posko tim ZIS dan Peduli Covid-19 ditempatkan di kantor DPD Golkar kabupaten/kota,” terangnya. {fajar.co.id}

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya