16 April 2020

Berita Golkar - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Adde Rosi Khoerunnisa bersama tim turun kejalan untuk membagi-bagikan masker, sanitizer, juga Alat Pelindung Diri (APD) pada kunjungan kerjanya di Pandeglang-Lebak.

Adapun seluruh jumlah yang telah dibagikan yaitu, 1000 masker kain yang dapat di cuci, 1000 sanitizer atau setara 110 liter dan 100 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan masyarakat di Kabupaten Lebak-Pandeglang, terutama di 14 Kecamatan terdampak sebagai prioritas.

“Fraksi Partai Golkar menugaskan setiap anggotanya untuk turun ke dapil masing-masing untuk membantu masyarakat dalam melawan Covid-19,” ujar Adde Rosi anggota Komisi III DPR RI pada awak media, Kamis (16/04/2020).

Baca Juga: Sampah Meningkat Selama Pandemi Corona, Dedi Mulyadi Minta Petugas Kebersihan Diperhatikan

Upaya yang dilakukan Adde Rosi, ini sejalan dengan imbauan pemerintah kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk wajib memakai masker guna mencegah penyebaran Covid -19 di daerahnya masing-masing. Wabah yang datang dari Wuhan China ini, kini sudah menghampiri 200 lebih negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Menurutnya, hingga 12 April 2020, bedasarkan data dari Satgas Covid -19 Pusat, bahwa di indonesia yang terkonfirmasi adalah sebanyak 4.241 kasus dengan 3.509 yang di rawat, 359 pasien sembuh dan 373 meninggal dunia. Provinsi Banten menduduki peringkat ke- 4 terbanyak kasus secara nasional, setelah DKI jakarta, Jawa barat dan Jawa Timur.

“Di Banten, yang sudah terkonfirmasi 281 kasus, sembuh 7 orang dan meninggal 21 orang, dilansir dari Kompas pada 12 April 2020," ucap Adde Rosi. 

Baca Juga: Ace Hasan Wanti-Wanti Pemerintah Putuskan Nasib Haji 2020 Pertengahan Ramadhan

"Sedangkan di internal Provinsi Banten per 1 April 2020, berdasarkan data dari Satgas Covid -19 Pemprov Banten, bahwa Kabupaten Pandeglang menduduki peringkat pertama ODP, di Banten sendiri sebanyak 660 orang dan Lebak peringkat ke 7 dengan jumlah 201 orang,” kata Adde Rosi.

“Sedangkan untuk PDP di Pandeglang menempati urutan ke -4 sebanyak 10 orang dengan status pasien meninggal PDP 3 orang, sedangkan di Lebak menempati urutan ke -7 sebanyak 2 orang,” tambahnya.

Lanjut Adde Rosi, Meskipun kasus terkonfirmasinya masih nol, namun melihat angka ODP yang tertinggi di Pandeglang upaya pencegahan harus dimaksimalkan. Sehingga jangan sampai yang ODP jadi PDP. Untuk Kab. Lebak meski tergolong masih minim angkanya, tapi jangan sampai lengah.

Baca Juga: Fraksi Golkar Desak Gubernur Sulsel Terbuka Terkait Anggaran Rp.500 Miliar Untuk Tangani COVID-19

“Kita semua harus bersama-sama bergotong royong sekuat tenaga mencegahnya,” kata Istri Wakil Gubernur Banten ini.

Mengingat suplai yang terbatas dan kelangkaan masker di mana-mana, maka masyarakat luas dihimbau untuk menggunakan masker kain yang bisa dicuci, sehingga pihaknya dapat memprioritaskan masker bedah atau masker N-95 untuk para tenaga medis yang kekurangan dan sangat membutuhkan.

Meskipun sudah mengunakan masker, Adde Rosi mengajak masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan WHO lainnya, ia mengimbau agar masyarakat khususnya di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak untuk tetap beraktivitas dan produktif di rumah masing-masing.

Baca Juga: Duh! Nama dan Foto Gandung Pardiman Dicatut Penipuan Berkedok Lelang Mobil

Menjaga jarak aman jika keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang kadar alkoholnya minimal 60 persen, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, membiasakan pola hidup sehat, dan menutup mulut dengan lengan apabila batuk dan bersin, dan tidak pulang kampung pada saat Lebaran nanti.

“Melihat Kondisi sekarang ini kita semua harus antisipasi dan selalu menjaga kesehatan juga kebersihan lingkungan. Itu juga untuk menyayangi diri sendiri dan keluarga kita,” tuturnya. {tuntasmedia.com}

fokus berita : #Adde Rosi


Kategori Berita Golkar Lainnya