19 April 2020

Berita Golkar - Pembatasan sosial (social distancing) di tengah pandemi covid-19 tak lantas menghambat kinerja dan daya produktif Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) untuk berkegiatan membuahkan karya dan bakti untuk negeri.

Selain melaksanakan gerakan sosial dengan memberi bantuan langsung kepada pihak-pihak yang membutuhkan seperti APD, sembako, perlengkapan kesehatan lainnya, hingga penyemprotan disinfektan ke lingkungan warga, KPPG juga melaksanakan kegiatan produktif yang bisa dilakukan secara online atau virtual.

Kamis (16 April 2020) lalu, Pimpinan Pusat (PP) KPPG bekerja sama dengan Korbid Kesra DPP Partai Golkar menggelar seminar dalam format Forum Diskusi Virtual yang melibatkan Pimpinan Daerah (PD) KPPG tingkat Provinsi seluruh Indonesia sebagai peserta, bertema, "Peran Perempuan Siasati Dampak Covid-19."

Mengacu pada tema yang diangkat, maka tujuan dari forum ini adalah bersama mensiasati dampak covid-19, dari aspek kesehatan, pendidikan, agama dan ekonomi.

Dalam sambutannya saat membuka forum diskusi virtual, Ketua Umum PP KPPG, Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa KPPG sebagai sayap partai golkar harus mampu tampil sebagai kader-kader perempuan tangguh yang bisa membantu menyelesaikan persoalan covid-19.

"Caranya dengan kedisiplinan, kebersamaan, dan keguyuban dalam arti bergandengan tangan saling mengingatkan dan mencarikan solusi terbaik. Kita bantu para gugus tugas penanggulangan covid-19 diberbagai tingkatan mulai dari pusat hingga wilayah terkecil RT/RW.” papar Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Korbid Kesra, Hetifah Sjaifudian yang juga menjadi narasumber-1, menyampaikan banyak hal terkait isu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi baik dalam segi kebijakan maupun teknis program dukungan yang dapat diakses sebagai solusi dampak covid-19.

"Dalam aspek pendidikan, kita para ibu harus mampu mengambil alih peran sebagai guru bagi anak-anak selama belajar dari rumah. Salah satu dukungan pemerintah adalah dalam bentuk subsidi paket data internet yang merupakan penyesuaian dari dana bantuan operasional sekolah untuk memperlancar proses belajar secara daring." papar politisi asal Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

Dalam aspek kesehatan - lanjut Hetifah - tentu saja tugas KPPG membantu mensosialisasikan ke akar rumput agar semua lebih memahami dan bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Sedangkan dalam aspek ekonomi yang memang banyak sekali sektor terdampak, mari kita sebagai pimpinan-pimpinan perempuan bisa menjadi jembatan bagi rakyat agar mendapat kemudahan dalam mengakses kartu prakerja dan program kartu harapan misalnya. Saya siap bersama-sama mengawal ini, toh kita semua rata-rata adalah anggota DPR/DPRD, maka fungsi pengawasan harus kita optimalkan.", tutur Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.

Pemaparan Ibu Hetifah yang sangat komprehensif, diperkuat dengan pemaparan narasumber-2, yakni Wakil Sekjen Korbid Kesra DPP Partai Golkar yang juga Sekjen DPP Pengajian Alhidayah, Sekarwati, yang menyampaikan beberapa pandangannya dalam aspek agama.

"Mari kita bermitra dengan para tokoh agama untuk mendukung program pembatasan sosial. Karena di beberapa tempat masih ada pelaksanaan ibadah yang diikuti banyak orang dan tidak menerapkan physical distancing, sehingga rantai penularan covid-19 sulit terputus. Dalam agama manapun kita diajarkan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, jadi jangan lelah untuk mengingatkan. Kita semua ingin wabah covid-19 ini segera berakhir dalam waktu dekat, agar situasi kembali normal, dan kita bisa beribadah di Bulan Ramadhan serta Idul Fitri dengan kebersamaan yang sejuk dan khusuk.” kata Sekar
.
Forum diskusi yang dipandu oleh Amirah Kaca, Anggota Korbid Kesra, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DPP Partai Golkar didampingi Sekjen PP KPPG, Lindsey Afsari Puteri ini berlangsung hingga tengah malam, melebihi waktu akhir yang dijadwalkan.

"Kami mengapresiasi partisipasi seluruh peserta. Selama hampir 4 jam forum berjalan dengan sangat interaktif. Peserta tak hanya bertanya, tetapi juga menyampaikan usul solusi konkrit dan melaporkan kondisi terkini di daerah masing-masing, serta kerja-kerja nyata yang telah dan masih terus dilakukan untuk masyarakat." ujar Lindsey.

Forum ini juga, menurut Lindsey, menunjukkan konsolidasi dan koordinasi organisasi KPPG berjalan baik. Adalah keniscayaan bahwa sinergi pusat dan daerah harus terbangun kondusif. "Selanjutnya Korbid Kesra dan KPPG di 34 Provinsi akan membuka Posko Virtual guna mengawal program-program dukungan bagi masyarakat terdampak covid-19, agar tepat guna, tepat waktu, dan tepat sasaran.” pungkas Lindsey.

fokus berita : #Airin Rachmi Diany #Lindsey Afsari Puteri #Hetifah Sjaifudian #Sekarwati


Kategori Berita Golkar Lainnya