21 April 2020

Antisipasi DBD, Saniatul Lativa Gaungkan Gerakan 3M Plus dan Satu Keluarga Satu Jumantik

Berita Golkar - Tingginya curah hujan terutama di wilayah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) dikhawatirkan akan semakin memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi penyebaran DBD.

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI Saniatul Lativa, hal yang perlu dilakukan pemerintah ialah mengedepankan preventif dan terus menyosialisasikan gerakan menguras, menutup dan mendaur ulang (3M) Plus cara lain kegiatan pencegahan DBD.

Baca Juga: Meutya Hafid Dorong KPI dan Dewan Pers Produksi Konten Positif Di Tengah Pandemi COVID-19

"Gerakan 3M Plus perlu terus digaungkan, agar masyarakat melakukan himbauan tersebut, mulai dari menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air yang dapat dijadikan sebagai wadah bertelurnya nyamuk DBD," kata Saniatul dilansir dari dpr.go.id, Selasa, 21 April 2020.

Sani menyampaikan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI 14 April lalu, jumlah kasus DBD di Indonesia mengalami lonjakan drastis sejak awal tahun 2020 yang menembus angka 16 ribu pada periode Januari hingga awal Maret tahun ini.

Untuk itu, legislator Fraksi Partai Golkar itu juga menghimbau masyarakat melakukan gerakan satu keluarga satu jumantik. "Mari kita gerakkan dalam keluarga setidaknya satu juru pemantau jentik (jumantik) ini merupakan kepedulian masing-masing keluarga untuk turut andil dalam pencegahan DBD,” tuturnya.

Baca Juga: Bamsoet Bantu 200 Keluarga Tak Mampu Terdampak COVID-19 di Pengadegan Timur, Pancoran

Wakil rakyat dapil Jambi tersebut juga mengajak masyarakat memantau dan melaporkan jika ada indikasi demam ke arah DBD sehingga bisa segera ditangani dan diobati. "Agar tidak terjadi lonjakan yang luar biasa, kita harus bersama-sama menjaga, terapkan 3M Plus," tutupnya. {www.radarbangsa.com}

fokus berita : #Saniatul Lativa