24 April 2020

Berita Golkar - Ramadan tahun ini memang tidak seperti biasanya. Masjid-masjid tertutup, tak ada tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya. Muslim dianjurkan lebih banyak beribadah di rumah agar penyebaran Covid-19 tidak cepat meluas.

Angota DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari yang merupakan wakil Kota Bekasi menyebarkan semangat ‘Ramadan Lebih Peduli’. Jargon ini sebagai spirit bagi, khususnya warga Kota Bekasi, untuk lebih peka atas kondisi terjadi.

‘’Covid-19 telah mengubah gaya hidup, termasuk cara ibadah baru Ramdhan tahun ini. Namun, Ramadan tetaplah Ramadan yang merupakan bulan suci dan bulan penuh ampunan,’’ kata Ade yang merupakan anggota dewan dari dapil Kota Bekasi-Kota Depok ini.

Baca Juga: Radhan Algindo Pimpin AMPI Sultra Bagikan APD Untuk RS dan Puskesmas Kota Kendari

Ade Puspitasari dari Fraksi Partai Golkar ini juga menegaskan pentingnya peduli selama Ramadan ini. Peduli ini bentuk nyata atas kondisi dunia akibat Covid-19.

Di antaranya, peduli diri sendiri. Maknanya, warga dianjurkan selalu menjaga diri dengan mengutamakan kesehatan. Selalu rajin cuci tangan, memberishkan lingkungan sekitar, dan tidak keluar rumah hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali.

Kemudian peduli keluarga. Jika peduli diri sendiri sudah terasa sempurna maka peduli pada keluarga harus menjadi prioritas. Misalnya, selalu mengingatkan anggota keluarga agar patuh pada peringatan pemerintah. Di antaranya selalu mengingatkan menggunakan masker setiap kali keluar rumah, jaga jarak, dan tidak makan di tempat.

Baca Juga: AMPG Jaktim Bagikan Ratusan Paket Sembako Bagi Para Pengemudi Ojol

Jika peduli keluarga sudah terasa sempurna, tingkatkan agar peduli lingkungan. Selalu ikut mensosialisasikan bahaya Covid-19 ke tetangga lainnya. Termasuk rutin memberikan informasi-informasi benar tentang Covid-19 dengan menangkal informasi-informasi bohong yang membuat panik.

‘’Penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Harus ada langkah yang dilakukan bersama-sama,’’ kata Ade.

Kondisi saat ini hal baru yang tak pernah dialami pemerintahan dan masyarakat. Karena itu, perlu kepedulian lebih kuat agar musibah ini segera berakhir. ‘’Kondisi ini memang sangat menyedihkan. Tapi kita harus kuat menghadapinya dengan melaksanakan sejumlah protokol kesehatan dan anjuran-anjuran pemerintah serta tokoh agama,’’ jelas Ade.

Baca Juga: Bikin Bangga! PWI Jatim Beri Penghargaan Untuk Sarmuji dan Zainudin Amali

Semoga Ramadan yang merupakan bulan suci umat Islam dan bulannya terkabul doa-doa, kata Ade, Allah SWT menyegerakan berakhir musibah Covid-19.

Satu hal penting lainnya, lanjut Ade, tingkatkan kepedulian pada sesama. Orang beruntung yang masih memiliki harta berlebih agar turut membantu warga masyakarat lainnya yang kesulitan. Pemerintah pusat hingga daerah terus mengupayakan bantuan sosial. Tapi itu tidak akan cukup sehingga butuh kepedulian anggota masyarakat lainnya. {bekasi.pojoksatu.id}

fokus berita : #Ade Puspitasari


Kategori Berita Golkar Lainnya