01 Mei 2020

Konsolidasi Saat Pandemi Corona, Sugawa Korry Pimpin Rapat Online Perdana Golkar Bali

Berita Golkar - DPD I Golkar Bali menggelar konsolidasi pengurus, Kamis (30/4/2020). Menariknya, konsolidasi tersebut dilakukan secara online. Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry mengatakan, pihaknya sengaja melakukan konsolidasi secara online sebagai bagian physical distancing guna mencegah penyebaran virus Corona Covid-19.

Selain itu, rapat ini dilakukan agar konsolidasi internal partai dan evaluasi terhadap kerja-kerja politik partai tidak terganggu akibat pandemi tersebut. Apalagi, Golkar memiliki komitmen membantu masyarakat dan pemerintah dalam memerangi Covid-19.

"Kami melaksanakan rapat melalui vicon secara baik dan lancar," katanya usai rapat di Sekretariat DPD I Golkar Bali, Denpasar, Bali.

Baca Juga: Jangan Dibubarkan, Maman Abdurrahman Bela Keberadaan Stafsus Milenial Jokowi dan Ruangguru

Rapat ini merupakan rapat perdana yang dilakukan pasca terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Bali periode 2020-2025 dan selama masa pandemi virus Corona. "Ini rapat perdana ya, sejak terpilih dan pandemi," ujarnya.

Rapat tersebut mengagendakan evaluasi dan laporan dari Satgas Covid-19 Golkar Bali yang diketuai Komang Agus Satuhedi. Dalam rapat tersebut, Sugawa Korry mengaku berbagai program-program yang dibuat oleh satgas sudah berjalan dengan baik. "Sudah berjalan dengan baik, kita apresiasi," paparnya.

Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan satgas, seperti penyemprotan disinfektan di berbagai tempat umum, rumah ibadah, dan rumah warga.

Baca Juga: Bikin Resah Masyarakat Sultra, Bamsoet Minta Pemerintah Tunda Kedatangan 500 TKA China

Lalu, pembagian Alat Perlindungan Diri (APD) bagi rumah sakit dan puskesmas, sampai pembagian sembako ke masyarakat. "Kegiatan ini akan terus kita tindaklanjuti," ungkapnya.

Di sisi lain Golkar Bali telah merampungkan produksi 100 ribu masker untuk nantinya dibagikan ke kabupaten/kota di Bali, guna membantu masyarakat dalam mencegah virus Corona.

Produksi masker tersebut dilakukan dengan memberdayakan para pelaku UMKM serta puluhan penjahit di Bali, dengan total setidaknya ada 30 penjahit yang dilibatkan dalam menyelesaikan program ini.

Rencananya, masker-masker tersebut akan didistribusikan ke kabupaten/kota pada Minggu (3/5/2020) nanti. "Hari Minggu ini 100 ribu masker akan kami serahkan ke DPD Golkar kabupaten/kota untuk selanjutnya dibawa ke masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Lili Eliyah Minta Warga Kota Cirebon Diberi Edukasi Yang Benar dan Tepat Tentang COVID-19

Dalam rapat ini Golkar telah memutuskan membentuk Badan Hukum dan HAM atau Bakumham Golkar Bali, pengurus AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), dan KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar).

Rapat ini juga membahas kesiapan musyawarah daerah atau Musda Golkar kabupaten/kota, serta dibentuknya tim pemenangan Pilkada 2020 menyesuaikan struktur baru yang dipimpin Dewa Made Suamba Negara.

Sedangkan, terkait Musda Golkar kabupatan/kota se-Bali, Koodinator Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-NTB-NTT DPP Partai Golkar, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan, usai Musda di provinsi dan kepengurusan sudah disahkan, konsolidasi harus berlanjut ke DPD II.

Baca Juga: Kasmidi Bulang Pimpin Golkar Kutai Timur Bagikan 15 Ton Beras Untuk Warga Terdampak COVID-19

"Tapi karena suasana pandemi Covid-19 yang belum ada kepastian kapan berakhir, ya terhenti semua. Bahkan di Indonesia ada beberapa DPD I Golkar [rovinsi yang belum Musda. Seperti DPD I Golkar NTB belum Musda malahan karena keburu Covid-19," ujar Demer.

Menurut Demer, batas waktu konsolidasi ke tingkat bawah alias DPD II Golkar pasca Musda di DPD I minimal 6 bulan. Artinya setelah Musda di provinsi, Musda di kabupaten dan kota atau setingkat di bawahnya sudah selesai dalam waktu 6 bulan.

Apalagi akan menjelang Pilkada 2020. "Tapi mau bagaimana lagi, situasi sudah seperti saat ini, kita juga di DPP sampai DPD fokus membantu masyarakat menangani Covid-19," tegasnya. {bali.tribunnews.com}

fokus berita : #Sugawa Korry #Gde Sumarjaya Linggih #Demer