03 Mei 2020

Bantah Tudingan Bupati Langgar Protokol COVID-19, Ketua AMPG Malaka Curiga Ada Muatan Politik

Berita Golkar - Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Robertus Belarminus Klau, akhirnya angkat bicara terkait tudingan yang mengatakan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, diduga melanggar protokol covid 19 dalam kunjungannya ke Kecamatan Botin Leobele. Menurutnya, tudingan tersebut dinilai sarat kepentingan politik.

“Tudingan mereka sangat tendensius dan bermuatan politik. Bupati Malaka itu pimpinan wilayah, sehingga wajib hukumnya sebagai pimpinan wilayah untuk turun secara langsung memantau upaya dari aparatur desa dalam  mencegah virus corona ini,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu, 2 Mei 2020.

Baca Juga: Konsolidasi Saat Pandemi Corona, Sugawa Korry Pimpin Rapat Online Perdana Golkar Bali

Dijelaskannya, Bupati Malaka akhir-akhir ini memang gencar melalukan kunjungan kerja bersama unsur Forkopimda ke berbagai desa. Kegiatan ini  untuk melihat sejauh mana kesiapan tim gugus tugas tingkat desa dalam melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona.

Namun demikian, tandasnya, kegiatan bupati tersebut, dikritisi oleh beberapa kalangan yang dimuat di media sosial, tanpa melihat maksud positif kegiatan tersebut.

“Bupati turun ke desa-desa didampingi Kapolres dan Dandim Belu dalam kaitannya dengan perang melawan virus corona yang mengancam masyarakat. Masyarakat perlu dapat edukasi dan himbauan secara langsung dari pimpinan wilayah agar tidak merasa berjalan sendiri menghadapi pandemi ini."

Baca Juga: Kosgoro 1957 Sulsel Bagikan Paket Sembako Bagi Warga di 14 Kecamatan se-Kota Makassar

"Jadi saya sangat menyesalkan pihak-pihak yang cendrung mempolitisir kunjungan bupati tersebut, tanpa melihat sisi positif dari maksud kunjungan itu,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dirilis, Provinsi NTT kembali masuk zona merah setelah hasil swab menunjukkan bahwa 9 orang positif covid-19.

Dengan adanya tambahan kasus positif ini, masyarakat diharapkan untuk makin meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyebarannya di berbagai wilayah NTT, termasuk Kabupaten Malaka.

“Saya minta semua masyarakat untuk terus waspada dalam menghadapi penyebaran virus yang mematikan ini,” pungkasnya. {www.fokusnusatenggara.com}

fokus berita : #Robertus Belarminus Klau