04 Mei 2020

Berita Golkar - Merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia memukul aktivitas di berbagai sektor: ekonomi, pembangunan, tak terkecuali dinamika di DPR RI.

Biasanya jika ada momentum bencana, apalagi itu di daerah pemilihannya, langsung menjadi objek para senator parlemen senayan. Tapi berbeda dengan masa pandemi virus corona yang mematikan ini, tak semua berani tampil.

Tapi masyarakat Gorontalo beruntung punya wakil rakyat yang gigih dan tanpa pamrih. Dia Idah Syahidah yang kini diamanahkan rakyat sebagai anggota DPR RI. Awalnya srikandi partai Golkar ini “dicurigai” publik sebagai Aleg yang paling “lemah” karena merupakan satu-satunya anggota DPR RI perempuan dari Gorontalo.

Baca Juga: Bagikan 100 Ribu Masker di Bali, Sugawa Korry Ibaratkan Cahaya Lilin di Ujung Terowongan Gelap

Apalagi dia memang seorang istri Gubernur Gorontalo, yang sejatinya cukup berdiam diri dan duduk manis saja di rumah. Toh bantuan dari pemerintah sangat besar untuk rakyatnya. Alasannya bisa saja: pandemi Covid-19 sangat membahayakan keselamatan manusia.

Tapi Idah Syahidah rupanya tidak begitu. Sebaliknya, Idah-lah wakil dari senayan yang intens dan tak berhenti turun langsung untuk menemui rakyatnya setiap hari, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.

Siang malam tak kenal lelah membantu meringankan beban hidup masyarakat. Sekali pun itu diambil dari kantong pribadinya. Sebut saja, memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), bantuan sembako, memberikan makanan siap saji, membagikan masker dengan memberdayakan pengrajin lokal binaannya dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Abdul Kadir Mangkat Pimpin Golkar Bolmong Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak COVID-19

Hebatnya lagi, beberapa di antaranya bantuan tidak ditunggu di rumah dinas saja. Sebaliknya, Idah Syahidah mengantarkan langsung ke wilayah-wilayah pelosok, langsung ke rumah warga. Sebut saja di permukiman transmigran di pelosok Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo itu.

Tapi bagi Idah, turun menemui langsung masyarakat di saat mereka mengalami kesulitan di tengah pandemi seperti ini merupakan sebuah tanggung jawab moral yang harus dia laksanakan. “Saat ini rakyat tengah mengalami kesulitan dan sebagai wakil rakyat saya memiliki tanggung jawab moral untuk menemui langsung dan membantu mereka,” katanya.

Pun secara kelembagaan pula, anggota Komisi VIII DPR RI ini sudah berkontribusi dalam memaksimalkan peran pemerintah untuk mengeluarkan berbagai kebijakan yang tepat menghadapi pandemi Covid-19. Sebut saja di BNPB dan Kementerian Sosial RI yang menjadi mitra Komisi VIII.

Baca Juga: Bantah Tudingan Bupati Langgar Protokol COVID-19, Ketua AMPG Malaka Curiga Ada Muatan Politik

“Tapi saya merasa harus tetap turun menemui langsung masyarakat dengan segenap kemampuan saya. Karena sesungguhnya, sekaranglah saatnya rakyat membutuhkan dukungan dan bantuan kita,” kata Idah.

“Jangan sampai hanya saat pemilihan kita begitu baik kepada mereka, setiap saat berusaha ketemu rakyat, walaupun mereka tidak butuh hanya sekedar untuk mencari dukungan. Tapi justru kita hilang saat mereka butuh, saya merasa berdosa kepada masyarakat jika itu terjadi pada saya,” ujarnya. {hulondalo.id}

fokus berita : #Idah Syahidah


Kategori Berita Golkar Lainnya