04 Mei 2020

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerak BS dan Relawan 4 Pilar memberikan bantuan kepada para sopir taksi. Bantuan tersebut berupa paket sembako berisi beras premium, mie instan, minyak goreng, teh, susu, kecap, kornet, sabun serta hand sanitizer.

"Pendapatan sopir taksi yang sebelumnya sudah bersaing dengan taksi online, kini juga harus tergerus akibat COVID-19. Jika hari biasa, mereka masih bisa mengandalkan konsumen perkantoran, otomatis dengan berlakunya PSBB, pendapatan mereka jauh berkurang."

"Uluran tangan dari kita semua akan sangat membantu mereka mengarungi hari-hari di tengah pandemi COVID-19. Minimal, mereka tak perlu khawatir untuk makan sehari-hari," ujar Bamsoet usai menyerahkan bantuan kepada Serikat Sopir Taksi Blue Bird di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Baca Juga: Golkar Telah Bagikan 543 Ribu Paket Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19 di 22 Provinsi

Bamsoet juga mengharapkan para pengemudi taksi mendapatkan perhatian pemerintah dalam bentuk potongan harga BBM. Mantan Ketua DPR RI Periode 2014-2019 mengatakan pandemi virus Corona memperlihatkan masih rapuhnya sistem jaminan sosial dan sistem kesehatan nasional.

Menurutnya, semua negara di dunia tidak siap menghadapi pandemi COVID-19. Satu hal yang membedakannya, yakni kesigapan aparatur dan lembaga negara.

"Untuk Indonesia, kita patut bersyukur semangat gotong royong Pancasila yang digaungkan para pendiri bangsa, ternyata masih tetap hidup dalam sanubari semua elemen bangsa. Semangat gotong royong itulah yang kini menyelamatkan bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat COVID-19," jelasnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Pastikan Pembahasan Perppu 1/2020 Di Banggar Sudah Sesuai Tatib

Bamsoet turut meminta manajemen perusahaan taksi konvensional bisa kreatif dan adaptif melakukan terobosan. Ia menyarankan, manajemen bisa mendorong kerja sama dengan berbagai rumah sakit untuk memfasilitasi antar jemput dokter dan tenaga kesehatan. Dengan begitu, para sopir taksi tetap bisa mendapat penghasilan dan tenaga kesehatan terjamin keamanan dan keselamatannya.

"Kerja sama juga bisa dilakukan dengan kantor-kantor yang bergerak di industri kesehatan, telekomunikasi serta industri lainnya yang masih diizinkan beroperasi di tengah PSBB. Para karyawannya yang harus tetap bekerja namun tak bisa menggunakan kendaraan umum, bisa menggunakan antar jemput taksi."

"Mereka pasti tertarik, apalagi jika ada diskon khusus dari manajemen taksi. Di saat pandemi seperti ini, rasanya tak apa-apa mengorbankan marjin keuntungan. Terpenting aktivitas kantor tetap berjalan, para supir taksi tetap mendapatkan pendapatan," ujar Bamsoet. {news.detik.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya