07 Mei 2020

Demi Gerakkan Ekonomi, Muji Rohman Usulkan JPS Kota Serang Diganti Bantuan Langsung Tunai

Berita Golkar - Riuh Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Serang terus bergulir. JPS dengan nilai mencapai Rp 10 miliar per bulan itu diminta diganti dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Serang Muji Rohman saat di konfirmasi awak media, Kamis (7/5). "Untuk situasi Covid-19 ini lebih enak dan tepat sasaran memang harus pake bantuan langsung tunai (BLT)," katanya. 

Muji menerangkan dengan penyaluran JPS melalui BLT maka akan ada beberapa manfaat diantaranya perputaran ekonomi di lingkungan masyarakat di tengah Covid-19 ini.

Baca Juga: Wakili Golkar Kaltim, Makmur HAPK Serahkan 50 Hazmat dan 8 Ribu Masker Pada BPBD Berau

"Uang itu kan masuk di beberapa RW/RT, di beberapa kelurahan, jadi perputaran uang itu akan ada, kemudian ekonominya juga bergerak tidak diambil oleh satu orang," tegasnya.

Kemudian, lanjut Muji dengan BLT, tidak akan mengumpulkan banyak orang, kemudian kan kalau lewat sembako secar kesehatan rawan dengan penyebaran Covid-19. "Kalau distribusinya sembako itu kan rawan penyebaran Covid-19 ada plastik, kardus kata kesehatan itu virus bisa nempel," tuturnya.

Sebetulnya, kata Muji, dari beberapa anggota dewan dan fraksi pernah mengusulkan, penyaluran JPS ini untuk diganti dalam bentuk BLT. "Mudah-mudahan kedepan, penyaluran yang kedua yang ketiga bisa berubah ke BLT," ucapnya.

Baca Juga: Melki Laka Lena Apresiasi BPOM KIrim Bantuan PCR Untuk Swab Test Pasien Corona ke NTT

Untuk bisa merealisasikan hal tersebut kata Muji, dalam waktu dekat ini akan ada agenda rapat di Kantor DPRD dengan mitra Komisi II untuk melakukan evaluasi penanganan Covid-19 ini.

"Kita akan mengusulkan itu, paling tidak ada niat dari segi positif dan negatifnya, kalau masih dalam bentuk sembako tolong dikaji lagi di dalam kondisi seperti ini," tutup Muji. {www.rmolbanten.com}

fokus berita : #Muji Rohman