08 Mei 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno meminta Pemerintah Indonesia bersikap tegas atas kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dialami WNI yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal Cina. Bahkan kata Dave, kalau perlu diambil langkah moratorium hingga ada kepastian bahwa pekerja Indonesia terlindungi hak-haknya.

"Pemerintah harus agresif kontak seluruh WNI dan buat sikap tegas, bahkan kalau perlu moratorium pengiriman ABK pada kapal atau perusahaan mana pun berbendera Cina," ujar Dave di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Dave menilai langkah tegas harus segera diambil pemerintah agar ke depannya tidak terjadi lagi WNI di luar negeri dirampas hak asasinya dan tidak diperlakukan secara layak. Menurut Dave, kejadian ABK asal Indonesia yang meninggal di luar negeri sudah seringkali terjadi, sehingga perlu ada sikap tegas pemerintah. 

Baca Juga: Agar Tepat Sasaran, Agung Widyantoro Minta Penyaluran Bansos Diserahkan Ke Kepala Desa

"Jadi saya sudah dapat konfirmasi bahwa benar (video yang beredar ABK dilarung ke laut dari kapal Cina) WNI dan kejadian tersebut terjadi bulan Desember di laut lepas. Kejadian ini bukan satu-satunya, banyak ABK kita yang hak dasarnya dirampas,"tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu meminta Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) lebih agresif menghubungi ABK asal Indonesia di kapal luar negeri.

Langkah itu, tambah dia, agar bisa memperbaharui informasi para WNI tersebut terkait kemana dan dimana mereka berlayar, sehingga kondisinya dapat terpantau. "Ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melindungi seluruh warga negara di luar negeri, karena mereka adalah pahlawan devisa Indonesia," kata Dave. {rilis.id

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya