10 Mei 2020

Berita Golkar - Sejauh ini Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masih aman dari kasus covid-19. Namun wilayah ini termasuk yang rentan terpapar covid-19. Kabupaten Minsel diilintasi Jalur Trans Sulawesi. Setiap harinya ada puluhan ribu bahkan sampai ratusan ribu kendaraan yang hilir mudik.

Pengendara dan penumpang (warga) dari daerah yang sudah terdapat kasus covid-19 bisa saja mampir sejenak di Minsel untuk sekadar istirahat sejenak atau membeli perbekalan di supermarket warung, rumah makan di kabupaten ini.

Maka potensi timbulnya kasus covid-19 di Minsel sangat dimungkinkan terjadi. Karena siapapun tidak tahu jika sudah terinfeksi virus corona apabila tak dilakukan tes swab.

Baca Juga: Bamsoet Ingatkan Menhub Budi Karya Sumadi Jangan Bikin Kebijakan Yang Membingungkan

Maka untuk mengantisipasi hal itu dan menjauhkan serta mencegah wilayah Minsel dari covid-19, Bupati Christiany Eugenia Paruntu menegaskan kepada petugas posko covid-19 yang berjaga di perbatasan supaya harus lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan.

"Harus periksa baik-baik warga dari luar daerah yang masuk ke Minsel. Apaalagi warga yang berasal dari wilayah yang sudah ada kasus covid-19," kata dia.

Dia juga meminta kepada aparat supaya menindak tegas warga yang masih keluyuran saat pandemik covid-29. "Yang masih kaki-kaki gatal harus ditindak tegas oleh petugas," ujar Ketua DPD Golkar Sulut ini.

Baca Juga: Golkar Sulut Bagikan Ribuan Paket Bantuan Holtikultura Bagi Warga Minsel Terdampak COVID-19

Bagi pemilik restoran supaya jangan dulu melayani pesanan makan di tempat. Kalau ada konsumen silakan pesanannya dibungkus untuk makan dibawa pulang dan makan di rumah saja.

"Kalau ada penambahan 18 kasus hari ini, sudah tak main-main lagi. Jangan pandang enteng virus corona lantaran sudah banyak korbannya," pungkas dia. {manado.tribunnews.com}

fokus berita : #Christiany Eugenia Paruntu #Tetty Paruntu


Kategori Berita Golkar Lainnya